Unik! Tak Pakai Helm, Tak Bawa Surat Kendaraan bahkan SIM, Orang ini Tak Terima Karena Ditilang Polantas


Ilstrasi via wajibbaca.com

Mungkin ada dari kita yang menganggap menjadi abdi negara itu mudah. Tapi ada pula yang menganggap menjadi abdi negara itu susah, misal seorang anggota polantas yang harus siap setiap waktu piketnya.

Itu pandangan relatif seseorang, yang jelas hak dan kewajiban para abdi negara pasti berimbang karena sudah dipertimbangkan oleh negara.

Ada cerita unik ini yang berhubungan dengan abdi negara. Meski sudah umum tapi tetap memunculkan kedongkolan di hati tiap kali dibahas.

Apalagi kalau bukan masalah pengguna jalan dengan petugas satlantas dalam hal ini para bapak Polisi Lalu Lintas.

Cerita singkatnya adalah saat ia melintas tak menggunakan helm tak jauh dari Rumah Sakit Universitas Muhamadiyah Malang Landungsari, Dau, Kota Malang, Jawa Timur.

Pengendara menyadari ia salah karena tak memakai helm dan tak bawa kelengkapan surat-suratnya. Namun lagi - lagi memang banyak manusia yang mau enaknya saja. Ia beralasan jarak rumahnya dekat, hanya sekitar 50 meter. Dan waktu ia ditilang ada pengedara lain yang tak memakai helm namun tidak dihentikan oleh petugas.

Baca Juga: Sekarang Kok Makin Banyak Anak yang Tega dengan Orangtuanya ya, Generasi Apa ini?

Berikut curhat dari pengendara ini melalui sebuah group facebook,

KEADILAN sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Masih berfungsi kah pancasila menurut anda jika kejadianya sperti yg saya alami pagi tadi?
Semoga pengalaman saya bisa berguna bagi warga malang.
Singkat cerita, pagi tadi saya baru pulang dri kediri. Kondisi kesulitan krna kerabat brusan meninggal, jga belum tidur sma skali.

Ktika saya pulang dri kediri, saya mampir ke rs umm landungsari untuk skalian membawa motor saya pulang. Krna semalem rombongan mengantar kerabat yg meninggal memakai mobil akhirnya motor saya tinggal d rs umm.

Dalam perjalanan pulang bwa motor dri rs umm kira" 50meter sbelum rumah saya. Ada polisi yg nyetop saya, iya memang saya salah tidak membawa surat tidak memakai helm.
Akhirnya saya jalan kaki ke rumah. Dan kembali ke TKP dngan membawa helm+sim+stnk.
Proses perdetan saya dngan polisi terjadi, akhirnya saya tetap di tilang.

Sedangkan selama proses perdebatan saya lihat dengan jelas ada 3 pengendara motor yg tidak pke helm tapi di biarkan bgtu saja.
Apa itu adil mnurut smean lurr?



Dan bisa anda duga reaksi netizen yang pasti menyalahkan pengendara ini,

Didit Setiawan maaf nggeh sam . menurut aturan berkendara sampean emang SALAH . 
lha untuk masalah sampean iri nang polisine . posisi polisi yang nyetop sampean sendiri ta ? kalo polisinya sendirian yo mesti ae pengendara lainnya gak diurus karena fokus ke sampean karena sampean jg debat . 

kecuali lek operasi lalin banyak polisi yang ditugaskan buat nyetopi dan ngedata pengendara lainnya .
gak mbelani sopo" aku iki.

Dedy Wijaya Wong salah ora gelem ngaku salah malah nyalahne liyane... Suket gajah

Lufi Setyawan polisine gak salah.

Zacky Ayahe Nabila konteks e melenceng sam, pancasila sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia iku contoh kasar e ngene :
ada 3 orang yg dilanda kemiskinan, namun hanya 1 org yg diberi bantuan, nah itu baru gunakan sila ke5 ini

namun jika ada 3 orang yg melakukan kesalahan namun hanya 1 orang yg ditindak, itu gak relevan sam. ibarat e ngene, bandar narkoba ndek indonesia iki katakanlah onok ewonan, tp BARU ratusan yg ditindak, itu bukan brarti gak adil, tp lebih karena keterbatasan Aparat dlm bertindak, bisa terbatas personel, terbatas fungsi, aparat yo menungso gak mungkin iso aparat 1 ngurusi wong 10.

sepurane sam, jangan campur adukkan kesucian Pancasila ke dalam tindakan2 yg jelas2 melanggar...

turut berduka gawe kerabat e smpean seng berpulang,semoga dosanya diampuni dan amal ibadahnya diterima disisiNya, Amiin

Dan masih banyak lagi komentar unik lainya.
Top