Ukhti, Jangan Terima Lamaran 10 Laki-laki Ini Meski Sudah Kebelet Nikah

Komentar

theactivetimes.om

Semua yang belum berpasangan saat ini, tentunya mengharap untuk dapat membina rumah tangga punya istri atau suami yang bisa menjadi imam bertanggung jawab dalam mahligai pernikahan.

Karena selain membuat kita menjadi nyaman dan lebih baik dalam kehidupan, menikah itu adalah satu bentuk sunnah. Meski ini adalah ibadah, tak perlu dalam melaksanakan dengan tergesa-gesa tanpa perhitungan yang matang. Karena umur pernikahan itu bukan sehari dua hari, tanpa seumur hidup.

Karena itu ada saran bagi Ukti semua, saat akan memutuskan menikah, sebaiknya perlu memikirkan masak-masak bagaimana calon suaminya.

Jangan hanya asal suka dan cinta, maka tidak memperhatikan beberapa hal dari sifat dan perilaku calon suaminya, yang ternyata menyimpang dari ajaran Islam. Lelaki, seharusnya menjadi pemimpin wanita dan keluarga. Jika pada akhirnya tidak bisa menjadi panutan, maka akhirnya menggiring wanita dan keluarga pada neraka.

Untuk itu, berhati-hatilah para wanita untuk menentukan calon pendamping hidupnya. Kalau bisa, jangan terima lamaran 10 Laki-laki seperti dikutip dari kajianlagi.blogspot.co.id berikut ini.

1. Lelaki yang Sepelekan Shalat Wajib
Kepala rumahtangga memang ditasbihkan pada seorang suami. Jika lelaki tidak atau suka sepelekan sholat fardhu, bagaimana akhlak dalam keluarga bisa ditampilkan dengan baik? Karena pada dasarnya Lelaki itu harus bisa jadi imam dalam arti yang sebenarnya, imam dalam sholat maupun imam dalam menggiring keluarganya ke surga.

Ibnu Qayyim Al Jauziyah ra mengatakan, ”Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.”

2. Lelaki yang Gemar melakukan Dosa besar
Jika wanita sudah mengetahui jika lelaki yang akan melamarnya gemar melakukan kegiatan maksiat, berzina, suka mencuri atau hal-hal lain yang diharamkan dalam agama, maka sebaliknya langsung tinggalkan. Ini sesuatu yang prinsip, jangan sampai maghligai rumahtangga dikotori dengan hal-hal buruk.

3. Suka Merendahkan Martabat Wanita
Lelaki yang suka merendahkan martabat wanita, tidak pantas untuk diterima lamarannya. Apakah terbayang bagaimana rumahtangganya jika ada kepala rumahtangga yang akan menghina dan tidak menghormati wanita?

Bagai duri dalam daging jika hal ini terjadi. Apakah ada tipe lelaki seperti ini? memang ada dan jumlahnya cukup signifikan. Untuk itu Wanita, Jangan Terima Lamaran 10 Laki-laki Ini.

4. Lelaki yang Suka Melakukan Kekerasan
lelaki suka melakukan kekerasan? bagaimana jadinya jika ia diterima sebagai calon suami jika suatu saat ia akan melakukan KDRT dalam rumahtangga. Wanita perlu sekali untuk menyelidiki asal usul dan sikap lelaki ini dalam kesehariannya. Jangan sampai Anda jadi korban selanjutnya.

5. Lelaki yang Tak Peduli Akhlak Keluarganya
Dayyuts, adalah seseorang lelaki yang tidak punya rasa cemburu saat melihat keluarganya atau calon istrinya kelak melakukan perbuatan tercela, bermaksiat dan melakukan hal-hal haram. Pembiaran macam seperti ini bisa dilihat dari wawancara atau tingkah lakunya yang tidak peduli pada akhlak keluarganya.

6. Lelaki Pelit
Apa yang akan dilakukan oleh istri jika menghadapi lelaki pelit dalam menafkahi keluarganya? Untuk itu jika ada lelaki yang akan melamar sudah terlihat tanda-tanda jika ia adalah seorang yang pelit, maka sebaiknya dihindari.

7. Mencari Rezeki Dari Barang Haram
Hati-hati para wanita, jangan hanya tergiur harta calon suami atau lelaki yang akan melamar. Semisal ia bekerja pada jasa renternir, atau menjual barang-barang yang diharamkan, barang curian atau barang-barang yang tidak jelas keberadaannya.

Karena nantinya hasil dari usaha yang haram jika dimakan oleh keluarga, maka sama sekali tidak menimbulkan manfaat, bahkan menjadi dosa.

ARTIKEL PILIHAN
- Karena Allah yang Menjamin, Rezeki akan Selalu Cukup untuk Hidup Tapi Tidak untuk Gaya Hidup
- Setiap Manusia Mempunyai JIN PENDAMPING "Qorin"?
- Seorang Ibu Harus Bisa Mengajarkan 8 Hal ini Kepada Anak Laki-Laki Mereka
- Sering Terbangun Tengah Malam? Baca ini, Dijamin Hati Jadi Tenang Karena Doa Kita Dijamin Terkabul

8. Durhaka Pada Orangtua
Jika seorang lelaki yang akan melamar terlihat sangat mencintai dan hormat pada kedua orangtua, maka ia adalah seorang yang baik. namun jikia sebaliknya, lelaki yang durhaka pada orangtua, menyia-nyiakan kehidupannya, maka janganlah menerima lamaran lelaki seperti ini, karena pada dasarnya berbuat baik pada kedua orangtua adalah pahala yang besar.

Beribadahlah kepada Allâh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak. [an-Nisâ`/4:36].

9. Lelaki Gila Kerja
Bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan keras, namun tidak melampoi batas, sangat disukai dalam Islam. Sudah selayaknya lelaki bertanggung jawab atas kesejahteraan keluarga.

Namun jika sudah gila kerja, dan tidak memperhatikan waktu senggang untuk keluarga, karena semua waktu dihabiskan untuk kerja, dan hak-hak keluarga jadi terbengkalai, maka hal ini perlu dihindari. Jika masih ada waktu untuk mengkomunikasikan jika apa yang dilakukan nantinya akan menganggu hubungan dengan istri dan anak-anaknya kelak, hingga ia mau berubah, maka hal itu lebih baik.

10. Lelaki yang Menikahi Wanita Karena Ingin Hartanya
Ada tipe lelaki yang menikahi wanita karena hartanya. Maka jika orientasinya hanya harta, niat dari lelaki ini perlu dipertanyakan karena ia mungkin tidak tulus menikahi wanita. Khawatir suatu saat akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan yang berhubungan dengan harta saat pernikahan itu terjadi. Sebaiknya, lelaki berniat menikahi wanita karena Agamanya maka hal itu akan lebih utama.

Sebagai gambaran saja, bahwa memang tak ada manusia sempurna dalam dunia ini. Karena kesempurnaan hanya milik Allah, tapi setidaknya jangan melangsungkan pernikahan hanya karena kepepet misal umur tua, atau semua saudara sudah menikah, atau paksaan orangtua untuk segera menikah.

Jadi pikirkan baik-baik, minimal meski ada kekurangan. Lelaki tersebut ada kelebihan yang bisa melengkapi kekurangan yang ada pada diri Ukti. Semoga bermanfaat.
Top