Serigala Berbulu Domba Berkeliaran di Dekatmu! Apalagi Jika Temanmu Punya 5 Tanda Ini

Komentar
Saat kita patah hati, butuh bantuan, butuh hiburan, pasti larinya ke teman. Ya mau gimana lagi, temanlah orang yang paling dekat dan paling kita percaya kecuali keluarga.



BACA JUGA: Wahai Muslimah, Waspada Jika Berobat ke Dokter Pria, Karena Seperti Ini Hukumnya Dalam Islam'

Tapi ternyata, kamu harus pandai-pandai dalam memilih teman. Karena banyak teman yang gak tau diri. Suka menyamar dengan kebaikannya, padahal dibelakang.. jangan ditanya bagaimana kelakuannya. Apalagi jika memliki 5 watak ini, tidak diragukan lagi pasti dia serigala berbulu domba yang menyamar dengan kelembutannya. Seperti yang dikutip dari hipwee.

1. Belum ada bukti, sudah disimpulkan. Langsung deh dijadiin bahan omongan

Ketika ingin menjadikan tersangka dalam hukum yang berlaku harus ada bukti yang kuat dan minimal ada dua orang saksi yang melihat. Namun mereka para penebar kebencian hanya akan mengambil kesimpulan dari sebagian alat bukti. Sebagai permisalan sederhana, kamu bersama beberapa temanmu sedang asik ngopi bareng di sebuah cafe. Nah kemudian kamu meminta ijin untuk kembali ke parkiran motor untuk mengambil barang yang tertinggal di jok motor.




Di saat yang hampir bersamaan, satu orang temanmu juga meminta ijin untuk membeli pulsa di sebuah minimarket di sebelah cafe. Temanmu yang membeli pulsa ini kembali ke meja cafe setelah kamu selesai mengambil barang di jok motor. Pada saat pulang, salah satu motor temanmu yang lain tiba–tiba gembos.

Di kondisi seperti itulah si serigala beraksi. Ia akan melontarkan opini-opini yang memprovokasi orang-orang untuk saling menuduh. Bukannya menjadi penengah dan pemberi solusi, malahan semakin memperkeruh keadaan. Jika kalian punya teman yang sama seperti ilustrasi tersebut, hati-hati saja! Bisa jadi itulah si serigala dalam lingkaran pertemananmu.

2. Pandai sekali saat berbicara di depan banyak orang

Ciri Serigala Berbulu Domba lainnya nih. Ketika ia tertangkap bersalah tentang suatu hal, ia akan berdalih seakan tidak tahu perbuatannya. Ia akan membuat pernyataan–pernyataan yang kadang tidak berhubungan dan perlahan menggiring kita keluar topik permasalahan.



Target utamanya adalah kelengahan pada dirimu. Jika kamu sedikit saja lengah dan tidak konsisten terhadap pemikiranmu, di situlah saat yang tepat baginya. Bukan tidak mungkin dia akan berganti menyalahkanmu dengan bukti–bukti yang ia buat sendiri.

3. Pinter banget memutar balikkan fakta

Penyampaian seorang penebar kebencian kepada orang lain agar mereka ikut membencimu sangat manis dan terkesan rapi. Ia hampir seperti tidak mempunyai kesan benci terhadapmu dalam menyampaikan fitnah itu kepada orang lain. Ia akan memutar balikkan fakta yang ada di lapangan dengan sedikit memodifikasi alur cerita yang orang lain tidak benar–benar tahu akan hal itu.



Setelah berhasil memikirkan alur cerita yang nantinya akan memojokkanmu, ia akan mulai menekankan fitnah itu kepada orang lain untuk mempercayainya. Bahkan, ia juga akan sedikit memasukkan dirinya ke dalam cerita agar lebih terkesan ia bukan orang luar yang sok tau dan hanya ingin menyalahkanmu.

4. Kemarin A, Sekarang B, eh besoknya sudah Z

Jika prinsipnya segala cara itu halal, maka ketika ia berusaha membuat kesimpulan yang dibuat–buat untuk menyalahkanmu. Entah ia akan mengkaitkan atau mennyambung-sambungkan hal yang sebenarnya tidak ada kaitannya dan tidak penting seolah menjadi bahan pembelaan yang menguatkan pernyataannya bahwa kamu bersalah.



Jurus andalannya yaitu dengan berkata 'itu sama saja dengan…'. Bahkan ia tidak segan untuk membawa-bawa orang lain yang sebenarnya orang itu tidak tahu persis mengenai masalah dirinya dengan dirimu.

5. Berakting jika dirinyalah korbannya, padahal….

Seorang penebar kebencian yang sudah terlatih dan berpengalaman akan membuat dirinya seolah sebagai korban demi mendapat rasa kasihan dari orang lain maupun kamu. Ia membuat seolah–olah ia yang merasakan bagaimana rasanya jadi kamu ketika disalahkan ataupun membuat pernyataan–pernyataan yang menguatkan. Well, kenal orang seperti ilustrasi itu?



Apalagi jika dia membicarakanmu tanpa sepengetahuanmu. Parahnya, dia suka banget buat nyebarin aib dan kejelekanmu pada orang lain.

Nah, jika punya temen seperti diatas jangan dilanjutin deh.. bukannya tahan lama, eh malah nambah dosa
Top