Saudariku Kamu Harus Bangga, Ini Alasan Mengapa Wanita Sangat Terpandang dalam Islam!


Meskipun banyak sekali kejadian-kejadian yang sering dialami oleh para wanita, dan kebanyakan sangatlah tak enak bila diulas kembali. Seperti misalnya kasus pelecehan yang marak terjadi di berbagai daerah, kemudian wanita yang menggugurkan bayinya karena ditinggal sang kekasih, atau kekerasan dalam rumah tangga yang banyak sekali melibatkan kaum hawa.

Maka, apa bagusnya menjadi seorang perempuan yang selalu terakhir dan mengalah, serta banyak orang yang menganggap bahwa perempuan memang tak layak untuk menjadi lebih dominan dibandingkan pria?

Artikel pilihan : Jangan Sampai Gadget-mu Jadi Borgol Setan yang Nyata! Memang Tuhan Sudah Ganti Ya?

Mungkin dirimu wahai saudariku juga pernah merasa seperti itu. Akan tetapi sebelum merasa bahwa dirimu lemah dan tak mampu menapaki kehidupan sendiri, ternyata ada banyak sekali alasan mengapa dirimu sangatlah istimewa di hadapan Tuhanmu. Ya inilah mengapa perempuan sangat diistimewakan dalam Islam.

Betapa beruntungnya seorang wanita dalam Islam jika kita mengetahui keistimewaan-keistimewaannya. Islam memandang wanita memiliki banyak keistimewaan dan lebih unggul dibandingkan laki-laki. Di dalam Al-Qur’an telah banyak memberitahukan kepada kita semua tentang kedudukan wanita dan emansipasinya dengan kaum laki-laki.


Di antara aturan yang khusus bagi wanita adalah aturan dalam pakaian yang menutupi seluruh tubuh wanita. Aturan ini berbeda dengan kaum laki-laki. Allah memerintahkan demikian agar mereka dapat selamat dari mata-mata khianat kaum laki-laki dan tidak menjadi fitnah bagi mereka.

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzâb [33]: 59)


Dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasûlullâh bersabda :

Terimalah wasiatku untuk berbuat baik kepada para wanita. Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk (yang bengkok). Dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah tulang rusuk teratas. Apabila kamu meluruskannya kamu akan mematahkannya, namun pabila kamu diamkan dia akan semkin bengkok, maka berlaku baiklah padanya. [Shahîh al-Bukhâri, no. 3331 dan Muslim, no. 1468]

Imam Nawawi rahimahullah berkata,”Dalam hadist ini terdapat perintah untuk bersikap lembut dan berbuat baik kapada wanita, serta bersabar atas akhlaknya yang masih bengkok (salah) serta bersabar juga menghadapi lemahnya akal mereka. Hadist ini juga berisi makruhnya menjatuhkan talak atas mereka tanpa sebab, dan tidak berusaha meluruskannya, wallahu a’lam. [ Syarah Shahîh Muslim (10/57) ]


Wanita sholihah adalah keberkahan bagi seluruh alam. Rosulullah shollahu ‘alaihiwasallam bersabda di dalam hadits beliau yang mulia tentang keutamaan wanita sholihah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin ‘Ash:

Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad)


Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya (Al-ummu madrasatul ‘ula). Ibu adalah pilar penting dalam keluarganya. Oleh karena itu, seorang muslimah seharusnya benar-benar memperhatikan peran mendasarnya sebagai seorang ibu, ibu peradaban.

Wahai para ibu dan calon ibu, mari berlomba-lomba menjadi ibu terbaik; keteladanan kita, perlakuan kita terhadap mereka, pembinaan aqidah dan ibadah, pendidikan akhlaq, pembentukan jiwa, intelektualitas mereka, atau apapun lakukan yang terbaik untuk meraih ridha Allah SWT.


Sering kita mendengar hadis Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa; “Surga itu di bawah telapak kaki ibu” yang seolah jika dipahami secara tekstual seperti keindahan surga yang di dalamnya indah menglir sungai itu ada di bawah telapak kaki seorang wanita yang melahirkan kita.

Hadis tersebut adalah kata kiasan yang mengabarkan betapa kita wajib mentaati dan berbakti pada seorang ibu, mendahulukan kepentingannya mengalahkan kepentingan pribadi hingga diibaratkan letak diri kita bagaikan debu yang ada dibawah telapak kakinya bila kita ingin meraih surga.

Rosulullah bersabda:

Surga itu dibawah telapak kaki ibu.” (HR. Ahmad, an-Nasaai, Ibn Maajah dan al-Hakim)

dalam kitab Syarh al-Jaami’ as-Shaghiir di sebutan

Surga itu dibawah telapak kaki ibu; artinya selalu mentaatinya akan menjadikan sebab dekatnya seseorang untuk masuki surga.” (At-Taysiir Bi Syarh al-Jaami’ as-Shaghiir I/996)


Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad; shahih)

Artikel pilihan : Mau Pilih Jodoh Janda atau Perawan, Rasulullah Sudah Memberi Penjelasannya


Dari Jabir bin Atik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Selain yang terbunuh di jalan Allah, mati syahid ada tujuh: mati karena tha’un syahid, mati karena tenggelam syahid, mati karena sakit tulang rusuk syahid, mati karena sakit perut syahid, mati karena terbakar syahid, mati karena tertimpa benda keras syahid, wanita yang mati karena melahirkan syahid.” (HR. Abu Daud 3111 dan dishahihkan Al-Albani).


Dalam mendidik anak perempuan ada pahala yang besar yang akan didapat, bersabar terhadap sikap mereka pun sama juga akan mendapat pahala yang besar. Betapa penting dan besar peran orang tua dalam mendidik mereka. Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barangsiapa yang mengasuh dua anak wanita hingga keduanya baligh, maka ia akan datang pada hari Kiamat, aku dan dia seperti ini (beliau menyatukan dua jarinya)”. [Diriwayatkan oleh Muslim].


Top