Saat Undangan Datang, dan Pada Akhirnya Dirimu Harus Tetap Tenang


Setiap manusia memang telah diciptakan untuk berpasang-pasang. Seperti saat Allah Ta’ala berfirman,

وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyat: 59)

Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan,

جميع المخلوقات أزواج: سماء وأرض، وليل ونهار، وشمس وقمر، وبر وبحر، وضياء وظلام، وإيمان وكفر، وموت وحياة، وشقاء وسعادة، وجنة ونار، حتى الحيوانات [جن وإنس، ذكور وإناث] والنباتات

Setiap makhluk itu berpasang-pasangan. Ada matahari dan bumi. Ada malam dan ada siang. Ada matahari dan ada rembulan. Ada daratan dan ada lautan. Ada terang dan ada gelap. Ada iman dan ada kafir. Ada kematian dan ada kehidupan. Ada kesengsaraan dan ada kebahagiaan. Ada surga dan ada neraka. Sampai pada hewan pun terdapat demikian. Ada juga jin dan ada manusia. Ada laki-laki dan ada perempuan. Ada pula berpasang-pasangan pada tanaman.

Begitu pula ketika dimana, tak terasa satu persatu temanmu sudah mengakhiri masa lajangnya. Kini, tinggal dirimu yang masih menunggu dalam kesendirian. Walaupun hal tersebut bukan salah satu masalah besar bagi kebanyakan orang, namun faktanya hal itu bisa saja membuat hati seseorang cemas akan nasib dirinya.

Ulasan terkait : Karena Cinta Datang dari Allah, Tapi Tidak dengan Pacaran!

Apalagi, jika pada kurun waktu tertentu kamu mendapat undangan pernikahan dari teman-teman kamu yang mengakhiri masa lajangnya. Lantas, apa yang harus dilakukan apabila ternyata datang sebuah surat undangan pernikahan?

1. Ucapkan selamat dengan tulus


Saat surat undangan itu datang, maka sampaikan ucapan selamat kepada teman, kerabat, atau kenalan kamu yang telah terlebih dahulu dipertemukan jodohnya oleh Allah. Jangan lupa, ucapkan doa kepada sang pengantin seperti ‘barakallah’, semoga berkah Allah terlimpah atas kalian atau mendoakan mereka semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah, dan masih banyak doa-doa baik yang lainnya.

Sampaikan doa dan salam itu dengan muka manis. Inilah ekspresi terbaik ketika kamu turut merasakan kebahagiaan atas pernikahan saudaramu. Tunjukkan bahwa kamu turut berbahagia dan berharap segera menyusulnya.

2. Jangan murung dan berkecil hati, berikan kado dengan pesan serta doa yang indah


Saat surat undangan itu datang, maka jangan murung dengan pernikahan teman atau kerabat yang seusia dengan kamu. Jangan berprasangka buruk atas cepatnya mendapat jodoh dan lancarnya pernikahannya, serta jangan menaruh curiga atas jodohnya yang tidak pernah kamu sangka-sangka.

Lebih baik sediakan sebuah kado. Bungkus kado dengan kertas yang paling indah, kemudian ambillah selembar kertas dan tuliskan pesan-pesan indah untuknya. Sampaikan bahwa kamu turut berbahagia atas pernikahannya. Masukkan pesan ke dalam bungkus dan ikatlah dengan pita merah. Berikan kado itu sebagai tanda hati kamu yang bahagia, sertakan puisi dan kata-kata mutiara yang dapat membuatnya bersemangat.

3. Datanglah, tunjukkan wajahmu untuk menjadikan kisah mereka sebagai penambah semangat


Saat surat undangan itu datang, maka datanglah pada peristiwa –peristiwa yang membahagiakan. Sebab, kamu akan terpengaruh dan ikut berbahagia di dalamnya. Karena sesungguhnya kebahagiaan itu dapat menular dari hati ke hati.

Pandangi dengan saksama sepasang mempelai di atas pelaminan. Saat ia tersenyum menyambut setiap ucapan selamat dari para undangan. Wajahnya bercahaya dan sinar matanya penuh keyakinan.

Berjanjilah pada diri sendiri untuk menjadikan peristiwa ini sebagai penambah semangat. Katakan dalam hati kamu, “Saya bersyukur dengan nikmat Allah selama ini, dan akan berjuang untuk mengakhir masa kesendirin secepatnya.


Ulasan terkait : Halo Dariku, Iblis yang Menemanimu, dan Selalu Membencimu! Dasar Kalian Bodoh

Oleh karena itu, datangilah walimatul ursy, karena Rasulullah dan para sahabat pun selalu mendatanginya. Bahkan, nabi SAW mengharuskan umatnya untuk menghadiri pesta pernikahan yang bertabur berkah.

4. Mintalah doa dari mereka


Terakhir, saat surat undangan itu datang maka datangi teman kamu dan mintalah doa darinya. Katakan bahwa kamu ingin seperti dirinya dalam kebahagiaan dan berkah Allah.

Belajarlah, bagaimana mereka lebih cepat dipertemukan jodohya daripada kamu. Dengarkan nasihatnya, tentang perjalanan cinta yang berliku dan penuh cobaan. Simaklah kisah-kisah mereka hingga mereka dapat menggapai singgasana pernikahan.
Top