Pacaran Sama Ta'aruf, Apa Sih Beda Keduanya?

Agama islam tidak mengenal pacaran, adanya hanya taarufan. Lalu, apa sih sebenarnya taaruf ini? Dalam bahasa Arab, taaruf atau ta’arafayata’arafu berarti saling mengenal. Sementara, ta’aruf juga bisa diartikan sebagai komunikasi yang melibatkan beberapa orang.



BACA JUGA: Sebuah Percakapan Bayi Kembar Dalam Rahim Ibu

Berbeda dengan pacaran. menurut wikipedia,pacaran adalah proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan. Pada kenyataannya, manusia yang belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan memenuhi persyaratan menuju pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi yang semestinya tidak mereka lakukan.

Itulah pengertian Ta’aruf dan juga pacaran dari segi istilah. Dari kedua penjelasan tersebut, sangat jelas terlihat jika pacaran bukanlah nama lain dari ta’aruf. Keduanya memiliki makna yang jauh berbeda. Lalu apa ya beda dari keduanya? Ini dia seperti yang dikutip dari satumedia.

1. Ta’aruf itu tujuannya jelas shalihat yaitu pernikahan.

Artinya ta’aruf adalah langkah awal untuk seseorang yang memang benar-benar siap untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Sedangkan pacaran? Belum tentu tujuannya pernikahan, banyak kan dari kita yang bahkan dari bocah SMP udah punya pacar tujuannya ya tentu saja senang-senang bukan mengarah ke pernikahan. Eh ada yang masih negeles juga, “Kita pacarannya serius kok?” Aku jawab ya, “Yang serius itu menikah bukan pacaran.”

2. Ta’aruf itu ada batas waktunya.

Karena menikah adalah sebuah ibadah yang mulia maka tidak baik untuk ditunda-tunda tak berarti juga tergesa-gesa tetapi menyegerakan. Nah kalo pacaran, ada udah bertahun-tahun pacaran nggak juga tuh berujung ke pernikahan. Ingat semakin lama kita pacaran tak menunjukan semakin baik kita membangun sebuah hubungan tapi semakin menunjukan seberapa buruknya kita, mungkin tidak buruk di mata manusia tapi buruk di mata Allah karena kita menjalin hubungan di atas keharaman. Oke catet ini baik- baik ya

3. Ta’aruf lebih itu nggak ada kebohongan.

Saat ta’aruf kita kan menjelaskan tentang pribadi kita dari yang baik sampek yang buruk dan yang dimintai penilaian kadang bukan hanya diri kita tapi juga orang terdekat kita. Nah kalau pacaran, rata-rata pakai topeng, kadang bersikap baik hanya di depan pacar doang.

4. Ta’aruf itu lebih menjaga kehormatan kedua belah pihak. 

Kehormatan kedua belah pihak lebih terjaga bahkan perantara keduanya pun sangat diutamakan yang mampu menjaga aib, sebab orang yang kita ta’arufi belum tentu jodoh kita.
Top