Nasehat Sering Diabaikan Anak?? Jangan Cemas, Lakukan Cara Ini




Sahabat, menasehati bukanlah hal yang mudah. Sebagai orangtua ataupun pendidik, menanamkan adab merupakan tantangan terberat.

Setiap hari harus selalu mengingatkan supaya tertanam kuat pada ingatan mereka dan akhirnya melakukannya dengan tidak terpaksa.

Misalnya, mengajarkan anak-anak adab makan dan minum sambil duduk. Selain diberi pengetahuan bahwa makan minum adalah ajaran Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, juga setiap hari harus selalu diingatkan.

BACA JUGA : Hati-Hati "Tikung Menikung" Lewat Sosial Media, Segera Kenali Penyebabnya

Namun, ternyata belum mencapai hasil yang maksimal. Nah berikut ini ada tahapan yang perlu dilakukan ketika menasihati anak-anak kita, semoga menjadikan manfaat bagi mereka dan sebagai pengingat kita juga.

1. Nasihatilah mereka, ketika hati mereka sedang lapang atau senang. Jangan memberi nasihat ketika mereka marah atau menangis, karena itu akan sia-sia.

2. Ingatkan selalu, jangan pernah bosan. Apabila nasihat itu belum mereka laksanakan.

3. Nasihat juga bisa kita sampaikan lewat cerita perjuangan ataupun buku-buku penumbuh budi pekerti.

4. Nasihat disampaikan dengan sikap dan perilaku kita. Orangtua dan pendidik (guru) adalah model bagi anak atau siswanya. 

5. Nasihat kita sampaikan dengan ilmiah, contohnya ketika kita menasihati tentang adab makan dan minum harus duduk. Kita sampaikan kepada mereka bahwa makan dan minum dengan duduk membuat kerja ginjal jadi maksimal karena racun tersaring dengan baik. 

Menasehati bukan menakuti, memang haruslah mendidik mereka dengan hati.
Top