Meskipun Terlihat Tenang, Waspadai Apa yang Ada di Balik Waktu Luang!

Komentar

Membahas tentang banyaknya waktu yang digunakan oleh semua ciptaan Allah SWT untuk beredar di muka bumi, manusia bisa saja mempunyai posisis teratas dalam hal tersebut. Karena dalam hidup manusia telah lahir dengan segala keinginan dan juga harapan yang besar, maka kebutuhan pun akan selalu bertambah, dimana manusia harus merelakan waktu mereka untuk berkorban demi meraih apa yang mereka inginkan.

Sehingga sebuah waktu dimana saat mereka semua tak melakukan apapun, dan meninggalkan semua kesibukan demi meraih kenyamanan dan juga kepuasan diri, itulah yang dinamakan waktu luang. Waktu yang muncul ketika kesibukan telah pada batasnya, kemudian datang saat sangat dibutuhkan guna mempersiapkan diri sendiri menjadi lebih baik lagi.

Ulasan terkait : Masih Ingin Durhaka Kepada Ibu? Ini Hikmah Nyata Ketika Kamu Berbicara Ah Kepadanya!

Waktu luang biasanya sangat dinanti-nantikan oleh banyak orang. Terlebih lagi bagi mereka yang memiliki rutinitas padat setiap harinya. Ketika waktu ini tiba, biasanya akan digunakan untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga ataupun beristirahat.

Namun tidak sedikit orang yang melakukan hal tidak tidak berguna pada waktu luangnya. Beberapa diantaranya bahkan dapat berbuah dosa. Perbuatan tersebut dapat memicu timbulnya kelalaian dalam diri.

Padahal, waktu merupakan perkara yang sangat krusial dari kehidupan. Kita dianjurkan untuk berhati-hati dalam memanfaatkan waktu ini. Pasalnya ada bahaya tertentu yang harus kita waspadai di balik waktu kosong tersebut. Bahaya apakah yang dimaksud? Berikut informasinya.

Jika tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik maka akan bisa mengundang malapetaka. Penyalahgunaan waktu luang dapat menyeret manusia ke dalam perbuatan maksiat dan membuat mereka terperdaya dengan nikmat terutama nikmat waktu luang.

Rasulullah pernah bersabda agar kita berhati-hati menghadapi kenikmatan. “Ada dua kenikmatan yang membuat banyak orang teperdaya yakni nikmat sehat dan waktu senggang (artinya, saat-saat sehat dan waktu senggang orang sering mempergunakannya untuk melakukan perbuatan yang terlarang).” (HR al-Bukhari)

Dalam al-Quran yang paling dihapal anak-anak kita, dijelaskan mendalam makna memanfaatkan waktu.

Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih dan orang-orang yang senantiasa ingat-mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.” (QS al-‘Ashr: 1-3)


Ulasan terkait : Tak Perlu Mesin Waktu! Berdoalah, Maka Takdirmu Akan Berubah

Dari ayat tersebut dapat dilihat bahwa semua manusia itu berada dalam kerugian. Tidak ada seorangpun yang akan terbebas dari perkara rugi ini. Terutama bagi mereka yang tidak beriman dan tidak beramal shaleh.

Waktu luang semestinya bisa menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk menunjukkan peningkatan keimanannya dengan senantiasa beramal shaleh. Seperti mengaji, perbanyak ibadah sunnah, ikut pengajian dan lain sebagainya. Selain itu ketika ada diberi kenikmatan waktu luang pergunakanlah untuk mengoreksi diri. Allah berfirman kepada kita,

Wahai orang-orang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah. Dan perhatikanlah waktu yang telah engkau lewati untuk bekal mengarungi kehidupan waktu mendatang.” (QS al-Hasyr: 18)

Demikianlah informasi mengenai bahaya waktu luang. Sebagai seorang yang beriman kita harusnya bisa mempergunakan waktu luang untuk melakukan segala amal shaleh untuk bekal di akhirat kelak dari pada harus menghabiskannya untuk berleha-leha dan lalai dari segala perintah-Nya.
Top