Melakukan 1 Keburukan ini, Lengkap Sudah Syarat Kita untuk Masuk Neraka Jahanam. Naudzubillah


weknownyourdreamz.com

Tentu semua orang tahu keistimewaan seorang wanita adalah saat ia menjadi ibu. Tanggung jawabnya yang besar, menanggung rasa sakit yang teramat dalam, membuat seorang wanita yang menjadi ibu mendapatkan ganjaran yang besar di sisi Allah.

Rasa sakitnya ketika melahirkan, hingga anak yang dilahirkannya itu beranjak dewasa, hampir sang ibu tak pernah meminta imbalan atas kepayahnya. Kita semua sepakat tentang hal itu. Jadi masihkah kita sebagai anak durhaka kepada ibu?

Tidak sampai disana saja. Sebagai anak, kita mesti tahu hal yang tak kalah membuat seorang ibu menderita ini. Rasa sakit yang lebih pedih dari melahirkan seorang anak.

Begitu mengerikannya, pedihnya melahirkan saja sampai begitu hebatnya. Masih ada lagi yang lebih dalam sakit ibu dari hal itu!
Ketika anak tumbuh dewasa, tak jarang anak tidak mementingkan bagaimana pengorbanan seorang ibu. Baik itu ketika melahirkan, merawat dan mengasuhnya hingga tumbuh dewasa.

Kini, cobalah tengok, banyak anak-anak yang tidak lagi patuh dan hormat pada ibunya. Ketika disuruh, mereka menentang. Ketika dinasihati, seolah-olah telinga mereka menjadi tuli. Bahkan, ketika sang ibu ingin bersamanya, ia lebih senang di luar bersama teman-temannya.

ARTIKEL PILIHAN
- Karena Allah yang Menjamin, Rezeki akan Selalu Cukup untuk Hidup Tapi Tidak untuk Gaya Hidup
- Setiap Manusia Mempunyai JIN PENDAMPING "Qorin"?
- Seorang Ibu Harus Bisa Mengajarkan 8 Hal ini Kepada Anak Laki-Laki Mereka
- Sering Terbangun Tengah Malam? Baca ini, Dijamin Hati Jadi Tenang Karena Doa Kita Dijamin Terkabul

Inilah hal yang lebih menyakitkan bagi seorang ibu. Ibu selalu ingin yang terbaik bagi anaknya. Ia tidak akan menunjukkan rasa sakitnya itu. Ia akan sembunyikan tangisnya dalam diam dan pengaduan terhadap Tuhan. Dikala sepertiga malam, dalam pengaduannya, ia tidak pernah mendoakan anaknya menjadi anak yang buruk. Melainkan, ia tetap berdoa yang terbaik bagi anak, walau hatinya terluka.

Sadarlah, walau kita tak pernah melihat bagaimana sakitnya hati seorang ibu dikala kita membentaknya, acuh padanya dan tak peduli padanya, tapi cobalah lihat perasaannya. Rasa cintanya begitu besar pada kita. Walau kita selalu berlaku buruk padanya, ia tetap menyayangi dan terus berusaha memberikan kita yang terbaik. Lalu, masihkah kita mengikuti ego, dengan selalu menentang padanya?

Jika ia, lengkap sudah penderitaanya. Dan lengkap sudah syarat kita sebagai penduduk neraka jahanam. Neraka tempat orang-orang yang paling banyak melakukan dosa dan maksiat.

Dalam hadits Nafi’ bin Al Harits Ats Tsaqafi, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ألا أنبِّئُكم بأكبرِ الكبائرِ . ثلاثًا ، قالوا : بلَى يا رسولَ اللهِ ، قال : الإشراكُ باللهِ ، وعقوقُ الوالدينِ

“maukah aku kabarkan kepada kalian mengenai dosa-dosa besar yang paling besar? Beliau bertanya ini 3x. Para sahabat mengatakan: tentu wahai Rasulullah. Nabi bersabda: syirik kepada Allah dan durhaka kepada orang tua” (HR. Bukhari – Muslim).

Hingga Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkali-kali memperingatkan para sahabat mengenai besarnya dosa durhaka kepada orang tua.

Semoga kita bisa bahagiakan orangtua kita di sisa umur mereka di dunia ini.
Top