Mahasiswa Politeknik Negeri ini Nekat Lompat Ke Jurang 15 Meter


Facebook/Yuni Rusmini

Seorang remaja yang diketahui adalah mahasiswa salah satu Mahasiswa Politeknik Negeri Jember terlihat seperti kehilangan akal sehat. Mengenakan jaket oranye dan celana jeans. Pada Jumat (7 April 2017) siang, kelakuan remaja ini menggegerkan warga desa Jatiroto kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur.

Masih mengenakan pakaian lengkap dengan membawa tas dan helm, remaja ini lompat ke jurang setinggi 15 meter, beruntung nyawanya masih selamat. Ketika diamankan warga sekitar, remaja yang diketahui bernama Joni Riski Abdillah dari kartu mahasiswanya itu, mengamuk dan terlihat seperti depresi.

Wargapun mengikat kedua tangan dan kedua kakinya agar Joni tak mencoba melakukan bunuh diri lagi. Namun saat ditanya Joni masih bisa menjelaskan identitasnya yaitu namanya dan darimana ia berasal.

Baca Juga: Bukannya Marah, Pedagang Keset Malu Hingga Menangis Karena Ditabok Sandal

Warga sekitar berasumsi Joni adalah korban kejahatan yang diduga motornya hilang dirampok, karena saat ingin melakukan bunuh diri motornya tidak ada di sekitar area.


Facebook/Yuni Rusmini


Facebook/Yuni Rusmini


Identitas Joni yang merupakan salah satu mahasiswa Poltek Negeri Jember Facebook/Yuni Rusmini


Jurang di lokasi kejadian Facebook/Yuni Rusmini

Informasi yang dituturkan oleh facebook Yuni Rusmini ini setelah wajibbaca.com telusuri ada yang membenarkan hal itu.

Akun facebook Januar Adie Chandra yang diketahui merupakan salah satu dosen di fakultas bersangkutan membenarkan dan telah membawa pulang Joni kerumah orang tuanya.

Benar itu adalah mhsiswa kami di akademi komunitas negeri bondowoso.

Saudara joni tsb sedang magang (praktek kerja industri) sebagai syrat wajib dlm memenuhi Tugas ahir kuliah
Dan sya selaku dosen dan bersama bagian kemhasiswaan bpk Daris Cinta Aswaja, siang kemarin hri jumat skitar jam 13.30wib setelah dpt tlp dari kades desa jatiroto lgsng menuju lokasi

Setalah bertemu kades, koramil, polsek setempat dan serah terima dari pihak polsek setempat kami lgsng membawa saudara joni kembali ke bndowso utk di antar krmh orng tua nya.

Menyangkut kronologis dn penyebab, kami tdk bs meng expose di medsos krn kemarin msk dlm laporan bersama 3 instansi(desa,koramil,polsek)



Entah karena menjadi korban curanmor atau hipnotis hingga membuat remaja ini terlihat depresi. Yang bersangkutan enggan menjelaskan penyebab kejadian itu.
Top