Kenapa Islam Tidak Menganjurkan Menikah dengan Pezina? Ini Alasan Logisnya!


duapah.com

Allah berfirman dalam Surat An Nur,

اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ.

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)

Begitulah yang di anjurkan dalam Al Qur'an. Kenapa?
Mengutip Ummi-online, ketika sudah mengetahui seorang wanita atau seorang pria adalah pezina, yang melakukan seks bebas di luar pernikahan, sebaiknya hindari menikah dengannya! Selain memang Allah sudah memerintahkan hal tersebut ada alasan logis mengenai ayat ini.

1. Perbuatan zina bukanlah perbuatan yang gampang untuk dihentikan

Jangankan zina, menikmati pornografi saja sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan, seorang pecandu pornografi akan kehilangan kemanusiaannya karena adanya saraf dan bagian otak yang rusak, bagaimana dengan pezina?

Memang selalu ada pengecualian, yakni bagi orang-orang yang sudah bertaubat, menyesali zinanya, dan malu akan perbuatan zina yang pernah dilakukannya, kesungguhan taubat ini bisa dilihat dari rasa malunya berbicara hal yang vulgar atau jorok.

Jika seseorang masih saja tidak segan-segan berkata vulgar, itu menandakan ia sudah terpapar pornografi dan sangat mungkin sudah terpapar seks bebas juga, dan memperlihatkan bahwa ia tidak menyesali perbuatan mendekati zinanya tersebut.

2. Seseorang yang menerima dinikahi oleh pezina, berarti dirinya juga pezina

Burung elang akan bergaul dengan sesama elang, tidaklah mungkin ia mau bergaul dengan burung emprit. Demikian pula seseorang yang menjaga kesucian, maka ia akan sebisa mungkin menghindari dirinya dari orang-orang yang membawa 'kotoran', misalnya orang-orang yang sering berkata buruk, vulgar, bahkan sekadar bercandaan yang ke arah seks pun akan dihindari.

Oleh karena itu, seorang yang bersedia menikah dengan pezina, dalam kondisi ia sudah mengetahui pasangannya ini gemar berzina... bisa dipastikan minimal ia juga seorang pezina atau pendukung perzinaan.

Baca Juga: Astaghfirullah, Usai Nonton Film "Biru" di HP, 2 Bocah ini SD Langsung Praktekkan

3. Rusaknya keturunan

Menikah dengan pezina sama dengan merusak keturunan, akankah yakin anak yang dilahirkan wanita pezina adalah anak dari suaminya? Jika keturunan/ nasab rusak, dikhawatirkan rumah tangga pun takkan bertahan lama, dan takkan memperoleh kebahagiaan dunia akhirat.

Karen itu jangan sepelekan zina! Bagi para istri, berusahalah melayani suami dengan sebaik mungkin agar suami tidak terpikiran untuk berzina. Bagi para suami, berikanlah istri kebahagiaan batin karena pujian dan canda tawa mesra, karena bagi wanita... mereka memerlukan keromantisan hubungan.

Semoga bermanfaat.
Top