Cerita Inspiratif Yang Menggambarkan Betapa Indahnya Akhlak Rasulullah

Komentar


Sahabat, begitu mulianya akhlak Rasulullah SAW sehingga memang sudah sewajarnya beliau menjadi sumber inspirasi kita. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah sosok yang sopan, pemaaf, penyayang, penyabar, tawadhu dan jujur. Beliau juga menganjurkan agar kaum muslimin berakhlak mulia, seperti sabdanya :

Artinya : “Bertakwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan ikutilah setiap kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya, dan pergaulilah masyarakat dengan akhlak yang baik.” (H.R. At-Turmudzi).

Terdapat satu kisah yang menggambarkan betapa eloknya akhlak Rasulullah SAW. Berikut ini kisahnya:

Di riwayatkan suatu ketika ada seorang lelaki fakir miskin dari Ahli suffah mendatangi Rasulullah dengan membawa cawan yang di penuhi oleh buah Anggur, dihadiahkan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Rasulullah pun mengambil cawan itu kemudian memulai memakannya. Rasulullah memakan Anggur pertama kemudian beliau tersenyum. Rasulullah memakan buah anggur kedua beliau pun tersenyum lagi. Lelaki Fakir tersebut serasa hampir terbang karena saking gembiranya.

BACA JUGA : Hal Hal yang Perlu Dilakukan Istri untuk Membantu Meredakan Stress Suami

Sedangkan para Sahabat menunggu, sebab sudah merupakan kebiasaan Rasulullah akan mengajak para sahabat bergabung bersama Rasulullah dalam setiap hadiah yang diberikan kepada beliau. Namun Rasulullah memakan Anggur satu persatu sambil tersenyum, sampai habislah buah anggur yang ada dalam cawan itu.

Para Sahabat memandangnya keheranan. Kegembiraan yang tak terhingga bagi si lelaki fakir tersebut melihat Rasulullah SAW begitu menyukai pemberiannya, dan kemudian ia pun pergi.

Lalu bertanyalah salah seorang Sahabat. “Wahai Rasulullah, Kenapa engkau tidak mengajak kami bergabung makan bersamamu?”

Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam tersenyum, lalu menjawab: “Sungguh kalian telah melihat si lelaki fakir sangat kegirangan dengan cawan yang berisi buah anggur itu. sesungguhnya manakala aku mencicipi buah anggur tersebut, aku rasakan pahit rasanya.

Jadi aku tidak mengajak kalian untuk makan bersama, sebab aku khawatir kalian akan menampakkan rasa pahit di wajah kalian sehingga dapat merusak kegembiraan si lelaki fakir tersebut.”

Masya Allah, begitu mulianya akhlah Rasulullah SAW, hingga beliau berusaha menahan rasa pahit dari secawan anggur yang si fakir berikan agar dia tetap gembira. Sungguh, beliau benar-benar memiliki budi pekerti yang mulia.

“Dan sesungguhnya, engkau (Muhammad) benar-benar memiliki akhlak yang agung” (QS Al Qalam 68: 4).

Sahabat, senyum yang tulus, hati yang bersih, lisan yang terjaga adalah bagian dari akhlak yang terpuji. Mari, jadikan hal ini akhlak yang baik menjadi penghias setiap perilaku kita.
Top