4 Hal dalam Rumah Tangga yang Jangan Sampai Diceritakan ke Teman


ummi-online.com

Waktu berkumpul bersama teman wanita, sudah pasti semua hal dibicarakan. Mulai dari curhatan tentang pasangan sampai masalah pekerjaan. Namun jika Anda sudah berkeluarga, ada beberapa hal yang tidak layak diungkap ke orang lain.

Bisa saja curhatan Anda tentang hal-hal di bawah ini malah berdampak buruk bagi hubungan Anda sendiri. Berikut adalah empat topik obrolan dikutip dari detikcom, yang tabu diberitahukan ke teman:

1. Perilaku Buruk Suami
Mungkin perilaku suami berbeda saat masih pacaran dan menikah sekarang. Sikapnya yang buruk bisa saja membuat Anda kaget dan kesal, tapi bukan berarti boleh melampiaskan kekesalan dengan curhat ke semua orang. Sedikit komplain tentang permasalahan rumah tangga boleh saja. Namun jangan sampai Anda menempelkan stereotipe yang meyakinkan teman atau sahabat bahwa suami Anda buruk karena imej itu akan 'terpatri' di pikiran mereka seterusnya.

Ketika hubungan Anda dan suami membaik dan masing-masing sudah melupakan masalah yang lalu, tidak begitu dengan teman-teman Anda. Mereka bisa saja tetap memandang buruk suami. Jadi saat tertimpa masalah, sebisa mungkin selesaikan sendiri atau jika sudah merasa harus mengeluarkan uneg-uneg, pilih satu orang terdekat atau sahabat yang Anda percaya.

2. Penghasilan Suami
Bukan hal yang etis untuk membicarakan urusan dapur rumah tangga ke orang lain, termasuk penghasilan suami perbulannya. Sebesar atau sekecil apapun gaji suami, tetap jaga menjadi rahasia Anda berdua saja. Entah itu gaji yang besar atau kecil, keduanya bisa jadi bahan perbincangan di kalangan teman. Bisa saja Anda dianggap ingin pamer kekayaan, atau sebaliknya dikira tak bersyukur dengan pendapatan suami.

Jagalah keseimbangan hubungan pertemanan Anda dengan tidak mendiskusikan masalah finansial di area publik.

Baca Juga: Islam Membolehkan Istri Minta Cerai, Asal Memenuhi 1 dari 6 Kondisi Berikut

3. Kehidupan Seks
Memang sangat menggoda untuk berbagi urusan ranjang Anda dengan teman. Misalnya pembicaraan tentang pengalaman malam pertama, posisi bercinta favorit, atau berapa lama seks berlangsung. Boleh saja membicarakan seks dengan sesama teman wanita, tapi batasi hanya pada hal-hal umum saja, tak perlu menceritakan secara detail, misalnya masalah seks seperti ejakulasi dini dan disfungsi seksual. Anda tentunya tak mau rahasia seks yang seharusnya sangat pribadi menjadi bahan gunjingan orang lain, meskipun itu dalam lingkup pertemanan sendiri.

4. Utang
Pasangan yang baru menikah tak sedikit yang memiliki utang, entah itu untuk cicilan rumah, mobil, motor dan lainnya. Terkait dengan kewajiban untuk melunasi utang tak jarang membuat pusing bahkan frustasi, tapi usahakan agar tidak membawa masalah ini ke permukaan, apalagi sampai diketahui orang lain.

Jika Anda selalu komplain dengan banyaknya utang, bisa saja teman-teman justru menjauhi Anda karena takut diminta meminjamkan uang atau menganggap Anda orang yang punya banyak masalah keuangan. Padahal, Anda hanya ingin mengutarakan kegalauan hati. Tak perlu memberi kesempatan bagi orang lain untuk menghakimi Anda maupun keluarga.
Top