Menjijikkan, Penelitian ini Ungkap Jumlah Urine di Kolam Renang Umum

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 12 Mar 2017

Menjijikkan, Penelitian ini Ungkap Jumlah Urine di Kolam Renang Umum
nymag.com

Berenang itu memang aktivitas yang menyenangkan sekaligus sehat, apalagi di saat cuacanya bikin kita rindu kesegaran air. Sudah rahasia umum bahwa kebanyakan orang berenang di kolam renang umum itu malas untuk beranjak dari dalam kolam menuju toilet untuk sekedar pipis. Akhirnya, currrr... di dalam kolam.

Nah, kamu pernah penasaran nggak sih, kira-kira ada berapa banyak pipis orang-orang di dalam kolam renang?

Sekelompok peneliti asal Kanada mencari tahu hal ini dan mungkin kamu tak akan suka jawabannya. Untuk melakukan penelitian, peneliti asal University of Alberta ini harus mencari senyawa yang konsisten di dalam urin, yang tidak akan berubah komposisinya meski tercampur dengan air, untuk mengukur seberapa banyak urin yang dikeluarkan setiap orang yang berenang.

Baca Juga: Cara Mencegah Duri Ikan Tertelan dan Penangananya Jika Terlanjur Tertelan

Senyawa itu adalah acesulfame potassium (ACE), semacam pemanis buatan yang ditemukan di dalam berbagai macam produk yang hampir setiap orang konsumsi. Karena tubuh tak dapat mencerna dan memecah senyawa ini, akhirnya dikeluarkan melalui urin.

Selama 3 minggu, para peneliti memantau kadar ACE dalam dua kolam renang umum. Satu kolam renang dengan jumlah 110.000 galon air, ternyata mengandung hampir 8 galon air seni selama 3 minggu. Di kolam renang lainnya dengan jumlah 220.000 galon air, mengandung 20 galon urin yang dikeluarkan setiap orang yang pernah berenang di situ selama 3 minggu.

Menjijikkan, Penelitian ini Ungkap Jumlah Urine di Kolam Renang Umumcopyright by thejournal.ie

Peneliti mengukur kadar ACE pada 250 sampel dari 31 kolam lain dan pemandian air panas lainnya, dan hasilnya tak jauh berbeda, ada banyak urin di setiap kolam renang dan pemandian.

Yang lebih menjengkelkan, peneliti juga mengatakan bahwa senyawa nitrogen dalam urin akan bereaksi dengan klorin di dalam air kolam renang sehingga menghasilkan 'produk sampingan disinfektan', semacam zat yang bisa menyebabkan iritasi mata dan gangguan pernapasan. Duh...serem ya.

Baca Juga: Keren, Ini Dia Jilbab Berteknologi Tinggi bagi Atlet Muslimah

Ketua penelitian, Lindsay Blackstock PhD, mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk memastikan terjaganya kebersihan air kolam adalah dengan sering mengurasnya dan adanya edukasi terhadap banyak orang untuk tidak pipis di dalam kolam."

Hm..kira-kira seberapa banyak orang-orang dan anak-anak yang akan jujur pipis di kolam. Sekarang jadi ragu-ragu kan kalau mau berenang di kolam renang umum? Sebelum kamu menceburkan diri, coba pikirkan ulang ya.

SHARE ARTIKEL