Spesifikasi Mobil Pedesaan yang Akan Luncur Agustus 2017


Mobil pedesaan

Kementerian Perindustri (Kemenperin) akan meluncurkan purwarupa (prototipe) mobil pedesaan pada Agustus mendatang. Kendaraan akan nantinya berfungsi untuk membantu kegiatan pertanian.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, kendaraan tersebut dikhususkan untuk wilayah pedesaan dengan kontur jalan yang kurang baik. Sehingga kecepatan maksimal mobil hanya sekitar 60 km per jam.

"Dan itu hanya dipakai di pedesaan, tidak di jalan raya. Kecepatan hanya 60 km per jam," ujar dia di Jakarta, Jumat (3/2/2017) lansir liputan6.com.

Baca Juga: Ini Wajah Mobil Pedesaan yang Dijual Rp 60 Juta

Dengan kecepatan seperti itu, lanjut Gati, mesin yang ditanam pada mobil pedesaan hanya berkapasitas di bawah 1.000 CC. Sedangkan untuk daya angkut diperkirakan akan mampu membawa hasil pertanian hingga 1 ton.

"Dengan kecepatan segitu paling di bawah 1.000 CC," kata dia.

Sementara untuk bahan bakar, rencananya akan menggunakan gas. Hal ini karena bahan bakar gas (BBG) dinilai lebih murah, efisien dan ramah lingkungan.


Mobil pedesaan

"Belum tahu. Kita sih maunya bahan bakar gas. Supaya tidak perlu converter kit lagi," ungkap dia.

Sementara untuk harga jual mobil pedesaan, Gati memperkirakan berada di kisaran Rp 60 juta-Rp 70 juta per unit. Hal ini tergantung pada alat pertanian yang akan dipasang ‎pada kendaraan tersebut.

"Itu nanti kalau misalnya itu mobil sudah jadi, harganya kita bikin Rp 60 juta. ‎Jadi antara Rp 60 juta sampai Rp 70 juta," tandas dia.

Desain mobil pedesaan dilakukan Kemenperin dengan sifat open source sehingga produksinya bisa dilakukan berbagai tempat. Model mobil pedesaan seperti pick up, sehingga bisa mengangkut orang, alat pertanian, maupun hasil pertanian.
loading...
Top