Sering Cemas dan Mudah Terpengaruh? Baca Doa Ini Agar Selamat!

Komentar

Bagi para manusia, ada sebuah hal yang meskipun kecil, akan tetapi mampu mengontrol diri untuk bertindak terhadap sesuatu. Hal tersebut dinamakan hati. Hati yang mengatur perasaan dan emosi manusia. Layaknya otak yang berpikir rasional dan tergantung pada logika. Hati lain dari itu, ia sangat lembut bahkan bisa membuat seseorang yang tadinya iya ataupun tidak, bisa benar-benar ragu.

Seringkali seseorang mengalami masa yang berbeda. Kadang semangat, kadang tidak. Sekarang iya, besok tidak. Itulah sifat manusia, yang begitu mudah terbolak-balik hatinya. Ini juga berarti bahwa manusia tidak memiliki ketetapan dan keteguhan hati.

Baca juga : Katanya Sholat Dhuha Bikin Rezeki Lancar, Kok Masih Seret?

Lantas, bagaimana jika seseorang ingin memiliki ketetapan apa yang menjadi keinginannya? Apa yang harus dilakukan? Seseorang bisa berdoa, tepatnya doa meminta diberi keteguhan hati. Doa-doa ini diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW agar iman umatnya tidak mudah goyah. Bagaimana doa tersebut?

1. HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan al-Hakim


Dalam mengahadapi cobaan hidup, Rasulullah SAW senantiasa meminta petunjuk kepada Allah. Beliau tidak pernah melupakan Allah walau sedetik pun. Rasulullah selalu meminta agar hatinya teguh berada di Allah SWT. Rasulullah SAW berdoa:

Ya muqallibal qulubi tsabbit qalbi ala dinika.

Wahai Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu,” (H.R. At-Tirmidzi, Ahmad, dan al-Hakim).

2. HR. Muslim


Rasulullah SAW adalah sosok teladan umat manusia. Meskipun merupakan makhluk Allah yang mulia namun beliau senantiasa berdoa agar diberikan ketetapan dan keteguhan hati di dalam memahami ajaran Islam. Doa yang pertama berasal dari hadist riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

Allahumma musharrifal qulub, sharrif qulubana ala tha’atika.”

Ya Allah, yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepada-Mu,” (H.R. Muslim).


Baca juga : Enak Sambil Berbaring, Memangnya Boleh Baca Al-Qur'an Sambil Tiduran?

3. QS. Ali Imran ayat 18


Doa yang terakhir dapat kita peroleh dari sumber segala ilmu yakni Al-Qur’an yang diturunkan Allah SWT kepada baginda Muhammad SAW. Allah SWT berfirman:

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rohmatan, innaka antal wahhaab.”

Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Mahapemberi (karunia),” (Q.S. Ali Imran: 8). Allahu a’alam.

Itulah keajaiban dari hati. Perasaan yang ada pada diri seseorang untuk menuntun mereka apakah mereka ingin menjadi pribadi yang lebih baik, ataukah hanya ingin melukai hati seseorang dan dirinya sendiri. Jelasnaya, jika sedang ingin melakukan hal yang baik namun hatimu goyah, berdoalah dan minta perlindungan dari Allah SWT agar dilancarkan segala urusan kebaikan tersebut.
Top