Sedang Murung? Coba Cara Jitu Hilangkan Galau dengan Duduk Seperti Ini!


Tak dapat dipungkiri jika kesibukan akan membuat harimu menjadi lebih buruk bahkan bisa sampai terkena depresi. Akan tetapi ketahui bahwa depresi bisa disembuhkan dengan mudah. Tak perlu datang ke psikiater untuk berkonsultasi masalah tingkat stres.

Akan tetapi lakukan sendiri hal-hal menyenangkan untuk melepaskan depresi. Saat depresi, salah satu cara mudah untuk melunturkannya yakni dengan mencoba untuk mengubah postur tubuh menjadi lebih baik. Studi baru menemukan postur yang baik dapat mengobati depresi.

Baca juga : Berniat Hentikan Rokok? Coba Jamur Ajaib Ini!

Riset sebelumnya membuktikan bahwa membungkuk dapat menghancurkan suasana hati dan duduk tegak dapat memberi pengaruh sebaliknya. Tetapi penelitian dari University of Auckland ini menjadi yang pertama meneliti apakah sesuatu sesederhana postur tubuh dapat memberi efek pada orang yang secara klinis terdiagnosa mengalami depresi sedang.

"Dibandingkan duduk membungkuk, duduk tegak dapat membuat Anda merasa bangga setelah meraih kesuksesan, meningkatkan kegigihan akan tugas tak terselesaikan dan membuat Anda lebih percaya diri dalam pemikiran," kata pemimpin riset, Dr Elizabeth Broadbent.

Duduk tegak dapat membuatmu lebih waspada dan antusias, lebih berani dan memiliki harga diri lebih tinggi setelah tugas penuh tekanan. Untuk menyelidiki konsep tersebut, Broadbent mengumpulkan 61 peserta yang didiagnosa mengalami depresi ringan hingga sedang.

Semua peserta cenderung membungkuk. Separuh dari mereka diberi tahu untuk duduk tegak selama uji skrining. Sisanya diminta duduk secara alami. Broadbent memberi kelompok duduk tegak instruksi khusus : seimbangkan bahu, tarik tulang belikat ke bawah dan bersama-sama, luruskan tulang belakang dan panjangkan ujung kepala ke dinding.

Ia kemudian menempelkan sepotong plester kaku, sering digunakan fisioterapis pada punggung mereka, yang akan menarik kencang ketika mereka membungkuk. Setelah melakukan posisi itu peserta menyelesaikan tugas untuk mengukur stres pada tekanan tinggi. Tekanan yang diberikan berupa mereka harus memberikan pidato lima menit dan akan dinilai. Selama tes tersebut mereka secara acak diminta mengisi survei mengenai suasana hati dan perasaan mereka.

Ternyata mereka yang duduk tegak memiliki lebih energi dan antusiasme. Mereka pun mengartikulasikan diri mereka lebih baik dan mengucapkan lebih banyak kata selama uji penuh tekanan itu. Penemuan ini dinilai dapat memberikan pengertian lebih baik mengenai perawatan kesehatan mental.


Baca juga : Minum Air Saat Stres? Terbukti Ampuh Lho!

Broadbent menjelaskan ia mulai mengeksplorasi konsep tersebut ketika ia berada di suasana hati murung. "Saya memperhatikan bahwa saya berjalan dengan bahu turun dan melihat ke tanah. Saya melihat ke atas dan menaikkan bahu segera saya merasa jauh lebih baik," katanya.

"Saya berhipotesa jika ini bekerja pada diri saya, mungkin juga akan bekerja pada orang lain. Ini yang membuka jalan saya menuju penelitian," ungkapnya.

"Dari pengalaman sendiri dan dari riset, saya pikir melakukan postur tegak dapat membantu kita merasa lebih baik. Tetapi banyak hal bergantung pada konteks dan situasi. Lebih banyak riset dibutuhkan untuk menemukan kapan tindakan ini baik dan untuk siapa," pungkasnya.
Top