Jalani Sidang Pembunuhan Guru, Hakim Ini Malah Nyenyak Tidur

Para petinggi Negeri dianggap netizen tidak becus dalam menjalani tugasnya. Bagaimana tidak? banyak sekali kasus yang dilakukan mereka saat dalam keadaan penting, seperti tidur saat rapat, banting meja, atau bahkan tonton video po*no. seperti kejadian satu ini.



BACA JUGA: Inilah Jenis Kelamin Ke3 yang Gegerkan Norwegia

Hakim harusnya melaksanakan siding dengan teliti dan juga adil. Tapi hakim dalam persidangan pembunuhan guru olahraga di SMP Yayasan Atikan Sunda (YAS), Tatang Wiganda malah nyenyak tertidur.

Dikutip dari tribunnews, Cuplikan foto hakim yang tiduran dalam sidang tampak jelas dalam postingan yang dibagikan oleh netizen dalam akun media sosial. Pria yang merupakan wakil tuhan untuk memutuskan perkara itu tidur pulas di kursinya. Pria yang belum diketahui namanya itu duduk sebagai salah satu hakim.



Foto ini awalnya dibagikan oleh Dikdik Zafar Sidik melalui akun Facebooknya. Dalam unggahannya, ia juga menulis caption sebagai berikut.

"Sidang Pengadilan Pembunuhan Guru Penjas TATANG WIGANDA (Alumni FPOK UPI Bandung) yang ke 7 masih belum tuntas.

Sangat disayangkan dalam persidangan yang membutuhkan kecermatan dalam membuat keputusan, salah satu Hakim Anggota Pengadilan Negeri Bandung "Kerjaannya" hanya tidur (2 x dlm sidang seperti ini). Apakah dibenarkan dan diperbolehkan Tidur saat persidangan berlangsung?

Sungguh sangat mengecewakan Hakim yang makan dari Uang Rakyat yang satu rakyat Indonesia DIBUNUH oleh Preman.

Tolong Para Petinggi di Kehakiman!!!!
Sangat tidak dibenarkan menyelesaikan kasus pembunuhan dengancara "TIDURAN"..!!!"

Foto tiduran hakim ini menjadi viral di media sosial. Banyak diantara netter yang mengecam prilaku hakim tersebut.

Mereka mengatakan masih sulit untuk menegakkah keadilan di Indonesia jika prilaku buruk tersebut masih tetap dipelihara.

"Keadilan masih merupakan mimpi bagi sebagian rakyat indonesia..dan Hakim sedang mewujudkan mimpi itu..," kata Bah Gus Khusein dalam akun Facebooknya.

Heni Arliawati Kartimi: Astagfirulloh... dunia akherat loh pak tanggungannya..

Juju Juhaeti: Sangat sangat memprihatinkan, sementara keluarga korban minta keadilan ditegakkan eh pa hakim malah bobo????? ingat pa hakim perbuatan bapak akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Yang Maha Kuasa

Seperti yang dikutip dari Tribun Jabar (Tribunnews Network) peristiwa pembunuhan guru olah raga Tatang Wiganda 22 Agustus 2016.
loading...
Top