Inilah Keutamaan Hikmah Dibalik Keguguran dan Kematian Anak



Kehilangan seorang anak sungguh membuat hati dan mata ini tidak berhenti menderai air mata. Bagaimana mungkin anak yang telah dikandung seorang ibu berbulan-bulan meningggalkannya dalam keadaan dikandung ataupun setelah melahirkan.

Sungguh kejadian tersebut membuat hati kita sedih. Namun, dibalik semua masalah pasti ada hikmahnya, seperti masalah keguguran dan kematian anak. Seharusnya kita tidak perlu sedih karena nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam pernah mengalami kehilangan buah hatinya.

Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.”  – (Q.S. Al Anfal: 27)

Rasulullah dikaruniai tujuh orang anak, enam hasil pernikahan dengan Khadijah binti Khuwailid. Mereka ialah Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Fatimah, Ummu Kultsum. Semua anak lelaki Rasulullah SAW meninggal sewaktu kecil. Bisa dibayangkan betapa luar biasanya Rasulullah menghadapi takdir dari Allah tersebut?

Seharusnya kita sebagai manusia harus bisa bersabar menghadapi cobaan dari Allah SWT ini. Mungkin saja cobaan itu membuat derajat kita lebih baik di mata Allah. Yang perlu kita ketahui jika Anak kita meninggal sebelum dalam keadaan baligh ataupun dalam kandungan antara lain :


1. Anak tersebut langsung masuk surgaNya tanpa harus dihisab


Sungguh sangat senang hati ini bila anak dari kandungan kita langsung masuk surganya. Walaupun dibalik musibah yang telah kita hadapi tetapi dibalik itu semua anak kita nantinya akan masuk surga kelak nantinya kita akan bertemu dengan buah hati kita bila diri kita Masuk surga.

Tiap-tiap anak orang Islam yang mati sebelum baligh akan dimasukkan ke dalam syurga dengan rahmat Allah.”  – (HR. Bukhari dan Muslim)


2. Anak tersebut akan mengantarkan orangtuanya untuk masuk ke dalam surga


Anak yang telah meninggalkan kita di dunia yang belum dalam keadaan baligh akan mengantarkan kita sebagai orang tuanya ke dalam surga. Sungguh sangat senangnya kita bila diri ini masuk kedalam surga Allah bersama buah hati yang kita cintai.

Menurut Hadits Qudsi:

Allah SWT berfirman pada hari kiamat kepada anak-anak:

Masuklah kalian ke dalam surga!
Anak-anak itu berkata: “Ya Rabbi (kami menunggu) hingga ayah ibu kami masuk.”

Lalu mereka mendekati pintu syurga! tapi tidak mau masuk ke dalamnya. Allah
berfirman lagi: “Mengapa, Aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian kedalam surga!”

Mereka menjawab: “Tetapi (bagaimana) orang tua kami?” Allah pun berfirman:
“Masuklah kalian ke dalam syurga bersama orang tua kalian.” (Hadits Qudsi Riwayat Ahmad dari Syurahbil bin Syua’ah yang bersumber dari sahabat Nabi SAW)

Diriwayatkan dari Anas ra: ”Rasulullah saw bersabda, tidaklah seorang muslim kematian tiga anaknya yang belum baligh, kecuali, Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga berkat kasih sayang-Nya kepada anak-anaknya tersebut.” – (HR Bukhori muslim).

BACA JUGA: Untuk Ukhti yang Sedang Haid, Ini Tips Menjaga Hati Tetap Dekat Dengan Allah

3. Allah akan memberi anak lagi, jika orangtuanya bersabar


Dibalik cobaan yang telah kita hadapi pasti semua itu ada hikmahnya. Asalkan diri kita tetap sabar dan berdoa kepada Allah SWT untuk memberikan kita buah hati lagi Insha Allah impian itu akan terpenuhi. Karena Allah itu bersama orang-orang yang sabar. Jadi ambillah pelajaran dari cobaan yang diberikan Allah tersebut, mungkin saja dibalik itu semua itu terdapat suatu hikmah di dalamnya.

4. Allah tidak pernah memberikan cobaan diluar kemampuan Hamba-Nya


Pastinya perkataan itu sudah sangat familiar di telinga Anda. Jadi mengapa sedih? memang boleh sedih, siapasih yang nggak sedih kehilangan seorang anak? tapi tetap ingat Allah yang memberikan cobaan semua ini, jadi jangan pernah sekali-sekali kita mengatakan bahwa “Banyak sekali cobaan hamba ya Allah, hamba tidak mampu menghadapi semua cobaan ini.” Karena Allah tidak pernah memberikan cobaan diluar kemampuan hamba-Nya.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari (kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), `Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau khilaf.'”

Nah dari informasi di atas seperti yang dilansir dari dakwahjomblo.com semoga buat orang tua yang telah kehilangan anak bisa mengambil pelajaran dan hikmahnya. Mungkin saja Allah memberikan rencana yang lebih baik lagi kepada kita. Mudah-mudahan informasi mengenai Hikmah dibalik Keguguran dan Kematian anak ini bermanfaat bagi anda dan bisa mengambil pelajaran.

BACA JUGA: Jangan Pernah Tertipu Dengan Modus Pacaran Bawa-bawa Agama

Jika tulisan ini sangat bermanfaat buat orang lain, silahkan share artikel ini sebanyak-banyaknya agar mereka yang pernah kehilangan buah hatinya bisa lebih tabah dan sabar. Aamiin…
Top