Hindarkan Diri Dari Nafsu Dengan Menanamkan Pada Diri Untuk Mencintai Seseorang Dalam Diam



Cinta, Cinta, Cinta....
Tidak akan habis jika sudah membicarakan satu kata itu. Pesonanya mampu menawan jiwa-jiwa fana untuk berkumandang mengagungkannya. Sungguh munafik jika kita membuat statement tidak pernah jatuh cinta, karena setiap jiwa yang mempunyai hati pasti pernah merasakan yang namanya jatuh cinta, meskipun dia seorang psikopat. Uuukh...sereeem..

Namun, bagaimana seharusnya kita memperlakukan cinta? agar senantiasa dalam koridor yang sepantasnya dan tak mampu membuat gejolak yang mampu menghanguskan? Yakni mencintai seseorang dalam diam

BACA JUGA : Bersedekah Jadi Hal Berat? Lebah Akan Ajarkan Anda Betapa Murahnya Bersedekah Untuk Makhluk Lain

Memang bukan suatu perkara yang mudah, tatkala cinta sudah mulai menyebar dalam ruang hati. Ingin segera menungkapkan, ingin segera meluapkan, tapi sungguh akan bahaya jika perasaan cinta lepas tanpa kontrol yang sempurna. Apalagi jika logika sudah mulai merangsek merasuki saraf-saraf otak untuk memainkan logika dan menghalalkan semuanya demi tercapainya kepuasan cinta.

Tahanlah, kuatkan hati, meskipun sampai bibir kita yang bergetar. Demi terkontrolnya cinta, melalui setiap lafal doa yang terucap oleh hati. Bukan tak mungkin, jika cinta sudah mendarah daging akan membuat jiwa lemah tak berdaya. Menahan pun seakan seperti menahan beribu-ribu tusukan duri menghujam. Namun tetap tahan, kuatkan hati. Meskipun air mata telah berkumpul tanpa mampu turun, hanya demi terjaganya ketahanan jiwa karena serangan nafsu yang berkamuflase menjadi cinta, ketahanan yang harus terus dipertahankan, seolah tahu bahwa Allah telah siapkan seseorang untuk menjadi pelabuhan cintanya. Terus tahan dan kontrol hati, kalaupun harus dengan tangan kanan kiri mengepal, untuk saling menenangkan satu sama lain agar irama jantung yang sangat cepat, tak mampu terdengar.
Top