Hendak Mencari Istri? Rumus dari Ahli Aljabar Ini Patut Dicontoh!


Jikalau ada seseorang yang ingin mencari seorang istri, pastilah yang dicari adalah cara untuk mendekati perempuan yang didamba, hingga akhirnya timbul rasa cinta, dan memutuskan untuk bersama mengakhiri masa lajang. Akan tetapi bagaimana jadinya kalau ada seseorang yang mencari istri dengan rumus?

Ya, memang benar adanya. Mengenal sosok Muhammad bin Musa Al Khawarizmi? Nama yang satu ini mungkin kedengarannya begitu asing. Namun, beliau adalah sosok yang paling berjasa di bidang Matematika. Siapakah beliau? Sebagian orang mungkin tidak mengetahui sosoknya ini. Al Khawarizmi merupakan Bapak Matematika atau Bapak Aljabar yang telah berhasil menemukan angka nol.

Baca juga : Pelaku Bakar Diri di Ka'bah Tertangkap, Penuturan Sang Ibu Malah Sebaliknya!

Lahir di Khawarizm tahun 780—yang kini menjadi Uzbekistan—ilmuwan ini telah menghasilkan karya yang menjadi sumber dari ilmu matematika. Dalam karya bukunya berjudul “Al-Jabar”, dibahas berbagai solusi sistematik dari linier dan notasi kuadrat. Tak hanya handal di bidang matematika, Al Khawarizmi juga merupakan ahli astronomi dan astrologi.

Keilmuan yang dimilikinya juga ternyata bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan yang sekilas tidak ada hubungannya. Salah satu contohnya ketika Al Khawarizmi ditanya tentang kriteria seorang istri yang terbaik. Ia menjawabnya dengan rumus yang menakjubkan dan patut menjadi landasan bagi umat muslim saat ini.

Agama itu nilainya 1, sedangkan hal lain nilainya 0.

Jika wanita itu shalihah dan baik agamanya, maka nilainya 1.

Jika dia cantik, tambahkan 0 di belakangnya. Jadi nilainya 10.

Jika dia kaya, tambahkan 0 lagi dibelakangnya. Jadi nilainya 100.

Jika dia keturunan orang baik-baik dan terhormat, tambahkan 0 lagi. Jadi nilainya 1000.

Sebaliknya jika dia cantik, kaya dan nasabnya baik tetapi tidak punya agama, nilainya hanya 0.

Berapapun 0 dihimpun, ia tetap 0.


Baca juga : Ingin Mudah Rezeki? Catat! Inilah Waktu Terbaik untuk Bersedekah

Dengan rumus tersebut, Al Khawarizmi mengingatkan kepada kita untuk senantiasa mengedepankan agama dalam mencari seorang istri. Dikatakan bahwa jika agamanya baik, maka kelebihan yang seorang istri miliki akan berlipat-lipat kebaikannya. Namun jika agamanya buruk, maka kelebihan seorang istri pun tidak ada gunanya.

Hanya saja yang perlu ditekankan disini adalah beragama bukanlah hanya sekedar mengetahui ataupun memiliki keilmuan dalam bidang agama, melainkan memahami sekaligus mengamalkan ajarannya. Dengan demikian istri yang dipilih karena agamanya haruslah paham dan mengamalkan apa yang diajarkan dalam agama.
Top