Enak Sambil Berbaring, Memangnya Boleh Baca Al-Qur'an Sambil Tiduran?


Al-Qur’an adalah kitab suci pencerahan sebagai way of life, pedoman hidup muslim yang menjadi petunjuk dalam menempuh perjalanan hidup untuk sampai pada tujuan, yaitu kembali kepada Allah dengan selamat (dalam keadaan Islam). “Hai, orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-  Nya dan janganlah kamu mati, kecuali dalam keadaan Muslim..” ( Q.S. Āli ‘Imrān [3]: 102).

Dengan adanya Al Quran yang senantiasa menjadi pedoman dan petunjuk manusia dalam menjalankan segala sesuatunya, oleh karena itulah ada adab untuk membacanya. Sehingga tidak dengan sembarangan untuk memperoleh kutamaan dari kitab umat muslim tersebut. Salah satu hal yang didapatkan untuk memperoleh keutamaan dari Al Quran adalah dengan membacanya, mempelajari dan mengamalkannya sebagai tingkatan tertinggi. Lalu bolehkan membaca Al Quran sambil posisi tiduran?

Baca juga : Ingin Penyakit Syetan Ini Datang Padamu Setelah Makan? Waspadai Yuk!

Allah berfirman memuji orang yang rajin berdzikir dalam setiap kesempatan, ‏

Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring.” (QS. Ali Imran: 191).

Allah juga memerintahkan kita untuk berdzikir dalam semua keadaan,

Apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.” (QS. an-Nisa’: 103)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah membaca al-Quran sambil berbaring. Aisyah bercerita,

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbaring di pangkuanku ketika aku sedang haid, lalu beliau membaca al-Quran.” (HR. Bukhari 297 & Muslim 719)


Baca juga : Ingin Mudah Rezeki? Catat! Inilah Waktu Terbaik untuk Bersedekah

An-Nawawi mengatakan, hadis ini menunjukkan bolehnya membaca al-Quran sambil tiduran dan bersandar. (Syarh Shahih Muslim).

Berdasarkan hal tersebut, Allah SWT memberikan kemudahan dan keleluasaan hambanya dalam segala hal termasuk membaca Al Quran. Namun, kemudahan tersebut dapat dilakukan dalam waktu tertentu atau saat genting. Kesimpulannya, inti penghargaan kita terhadap Al-Qur’an adalah mau mempelajari, menghayati, serta mengamalkannya.

Karenanya, alangkah ideal kalau kita tidak sekadar membaca ayat demi ayat, tapi juga terjemahan dan tafsirnya agar kita memahami pesan-pesan Allah Swt. Tidak dilarang kita membaca Al-Qur’an sambil tiduran kalau tujuannya untuk mempelajarinya bukan untuk melecehkannya.
loading...
Top
loading...