Dikira Lemak, Ternyata Bagian ini yang Bengkak

Komentar
Roger Logan, selama bertahun tahun menghabiskan aktivitasnya dengan duduk diatas kursi setelah dokter salah memberi diagnose. Tumor seberat 57 KG, dianggap dokter sebagai lemak. Alhasil selama 12 tahun membengkak, tumor itu sekarang sudah membesar hingga menyentuh lantai.



BACA JUGA: Divonis Mati, Begini Rekasi Dua Terdakwa Pembunuhan Eno Parihah

Dikutip dari liputan6, lelaki yang berasal dari Missisipi, AS itu mengibaratkan dirinya hidup dengan membawa 3 kantong semen ke manapun dia pergi. Untungnya hidupnya bisa berubah setelah operasi yang ia lakukan.

Dikutip dari liputan6, Sebelumnya, Roger yang selama ini menjalankan toko barang antik, sempat depresi dan berhenti makan-minum akibat memikirkan penyakitnya. Kondisi tersebut membuatnya masuk rumah sakit karena gagal hati dan dehidrasi.

Saat itulah, dokter yang memeriksa memberi tahu kalau 'lemak' seberat 57 kilogram di perutnya ternyata tumor. Padahal, beberapa tahun lalu saat Roger melaporkan kondisinya aneh sejak perutnya bertambah besar, dokter yang lain mengatakan kalau ia 'hanya' kegemukan.

Tapi ternyata, lemak itu malah membesar. Ketika pergi ke dokter lain, ia diberi tahu kalau operasinya berisko dan kemungkinannya 50:50. Istrinya, Kitty berperan besar atas kesembuhannya. Sang istri menolaj untuk menyerah dan rela menhelajahi seuruh AS untuk mencari dokter spesialis untuk melakukan operasi suaminya.



Tak hanya itu, Kitty juga melakukan penggalangan dana untuk mengumpulkan biaya operasi suaminya. Beruntung, Dr Dev dari California meyakinkan pasangan suami-istri tersebut kalau ia bisa melakukan yang terbaik.

Menurut Dev, kemungkinan terbesar tumor tersebut tumbuh dimulai dari tempat pertumbuhan rambut yang terinfeksi. Kemudian, sel di bagian tersebut membengkak dan menghisap suplai darah sendiri.

Beruntung, operasi berjalan sukses. Tumor seberat 57 kilogram berhasil diangkat dari tubuhnya. Setelah beberapa hari perawatan, Roger bisa berjalan kembali dengan normal. "Setelah bertahun-tahun, kakiku akhirnya bisa berdekatan lagi. Bertahun-tahun, mereka dipisahkan oleh tumor yang sangat besar," tutup Roger sambil menghapus air matanya/
Top