Cara Pandai Mengajak Anak agar Suka Beramal



Kepedulian terhadap sesama dan sekitar kita, sebaiknya kita kenalkan dan tanamkan pada anak-anak sejak kecil. Terutama lewat tindakan kita bukan ajaran yang mendikte. Dengan melihat apa yang kita perbuat, setidaknya anak akan meniru meskipun belum sadar sepenuhnya mengapa kita harus memberikan uang pada orang asing di jalanan atau memasukkan ke kotak amal di tempat ibadah.

Seiring dengan pertambahan umur, mereka akan bertanya, menyerap dan lebih memahami pelajaran moralnya.

Pasti kita sebagai orang tua akan selalu mengajarkan anak untuk berbagi. Berbagi mainan dengan adik atau kakaknya dan berbagi perhatian di rumah. Di luar rumah, saatnya mengajarkan berbagi dengan teman dan lingkungan sekitar serta beramal.

Baca Juga: Bagaimana Jika Seorang Ayah Tidak Sanggup Memberi Nafkah?

Ini sekaligus untuk mengasah empati dan toleransi. Anak akan belajar bahwa masih banyak orang lain yang tak seberuntung dia. Tak punya mainan banyak dan rumah yang nyaman. Jadi berbagilah dengan mereka.

Mengumpulkan mainan yang tak terpakai



Mainan anak janganlah dibiarkan menumpuk, cermati yang sudah jarang dipakai anak, kemudian duduk bersama merapikan dan mengumpulkan pada satu tempat untuk dibungkus lalu disumbangkan. Selain mengajarkan merapikan kamar, merapikan mainan, juga mengajarkan beramal. Berbagi dengan teman-teman lain yang tak punya mainan.

Mengumpulkan uang



Selain memiliki celengan di rumah, buatkanlah satu tempat uang yang khusus untuk disumbangkan. Ketika diberi uang oleh kita, ajarkan anak membagi menjadi dua. Terserah mereka dibagi adil setengah atau tigaperempat untuk mengisi celengan dan seperempat untuk mengisi kaleng sumbangan. Akan disumbangkan kemana, biarkan anak yang memilih tempatnya.

Berkenalan dengan kotak amal



Saat mengajak anak-anak ke tempat ibadah, sebelum berangkat, berikan mereka uang untuk dimasukkan ke kotak amal. Ceritakan pada anak maksud uang sumbangan itu. Sehingga anak tidak hanya menyontoh, tapi juga memahami perbuatannya itu untuk membantu sesama.

Sekaligus menanamkan kebanggaan, dia dapat membantu orang lain, selain merasa bersyukur dengan apa yang dipunyainya..

Memberikan sesuatu pada tunawisma



Ketika melihat tunawisma, ajaklah anak untuk berhenti sebentar untuk memberikan uang atau makanan pada mereka. Di lain hari, mintalah anak supaya memberikan sendiri kepada mereka. Ini juga mengajarkan keberanian, percaya diri serta kebanggaan pada mereka menolong sesama.

Mengajak teman-teman menyumbang



Setelah anak memiliki empati dan kesadaran sukarela menyumbangkan mainan, uang atau baju yang sudah tak muat lagi, berikan saran agar dia mengajak teman-temannya. Misalnya dengan mengumpulkan barang-barang mereka, kemudian ditampung bersama dan disumbangkan ke satu tempat.

Saat terjadi bencana, merupakan saat yang paling tepat untuk menyampaikan saran itu. Selain belajar beramal, tanpa disadari anak juga belajar berorganisasi.
loading...
Top