Buat Mama Muda, Ini 6 Hal yang Sebabkan Bayi Terjaga di Malam Hari

Komentar


Ada banyak konsekuensi yang harus diterima saat melahirkan bayi. Selain perubahan fisik, salah satunya adalah perubahan pada pola dan jam tidur. Bayi yang baru lahir akan mengalami siklus bangun tidur yang berubah-ubah seiring pertumbuhan dan perkembangannya. Hal ini membuat orang tua sering begadang untuk menjaga bayi mereka. Berikut beberapa alasan mengapa si kecil sering terbangun di malam hari.

1. Lapar dan Haus



Lapar dan haus menjadi alasan utama mengapa bayi sering terbangun dari tidurnya di malam hari. Apalagi bagi bayi yang belum saatnya makan makanan padat. Mereka akan sering terbangun untuk minta disusui. Karena sifat ASI yang mudah dicerna, jadi jangan heran jika bayi sering merasa haus dan kelaparan.

2. Merasa Sakit



Sakit tentu akan membuat bayi rewel. Biasanya berupa sakit perut, pilek, batuk atau karena giginya yang mulai tumbuh. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan tergantung jenis sakitnya. Misal memakai pengharum ruangan saat bayi pilek ataumengoleskan minyak asafetida pada pusar bayi saat ia sakit perut. Jika rasa sakit timbul akibat bayi mengalami gigi tumbuh, menyusui menjadi cara efektif untuk membuatnya terlelap.

3. Perubahan Kebiasaan Waktu Tidur



Konsistensi waktu tidur merupakan kunci utama untuk membentuk jam biologis bayi. Bayi akan mengantuk dan bahkan tertidur pada jam-jam tertentu sesuai jadwal. Jadi jika sewaktu-waktu terjadi perubahan, maka bayi akan sulit terlelap tidur. Yang terpenting, jangan tidurkan bayi sebelum mengantuk atau sudah terlalu lelah.

4. Lingkungan Tak Nyaman



Lingkungan juga berpengaruh pada tidur bayi. Jadi pastikan untuk menyediakan tempat yang nyaman untuk tidurnya dan sesuaikan apa pun yang ada di sekitarnya. Mulai dari lampu, kebersihan, kehangatan, dan lain-lain. Terkadang suhu pun mempunyai pengaruh pada tidur sang bayi. Untuk itu, sesuaikan baju yang dipakai dengan suhunya.

5. Tidak Tidur Siang

Kebiasaan tidur siang sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Tapi menidurkan anak di waktu yang terlalu sore. Pasalnya hal ini akan membuat bayi sulit tidur pada malam harinya. Berikan jeda yang cukup antara waktu tidur siang dan tidur malamnya.

6. Perlu Alat Stimulasi Tidur



Saat bayi terbangun, kemungkinan ia membutuhkan alat-alat bantu tidur seperti dot, botol ataupun payudara sang ibu. Hal ini tergantung pada kebiasaan bayi sebelum tidur. Misalnya perlu disusui sebelum tidur ataupun perlu mengemut dot atau botol susu. Sehingga akan berdampak pada sulitnya bayi untuk tertidur dengan sendirinya
Top