Begini Penampakan Demo yang Mengatasnamakan Aliansi Santri


Facebook.com/IslamModerat

Puluhan massa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) di jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (8/2/2017). Dalam orasinya, mereka menuntut Rais Aam PBNU KH Makruf Amin dan Sekjend PBNU Ahmad Helmy Faisal mengundurkan diri.

Alasannya, kedua pengurus harian PBNU itu terlibat politik dukungan terhadap salah satu pasangan calon cagub cawaagub DKI di Pilkada DKI besok.


Facebook.com/IslamModerat

Dikutip dari muslimoderat, mereka yang berdemo di PBNU tersebut mengaku sebagai Aliansi Santri Indonesia. Akan tetapi, tak terlihat sama sekali tampilan santri pada massa yang berdemo.

Baca Juga: Video Tentang Makna Perbedaan, Tiba-Tiba Viral. Siapa Pembuatnya?

Selain terdiri dari sejumlah laki-laki remaja, terdapat juga perempuan gadis yang turut aksi. Anehnya, para perempuan tersebut tidak ada satupun yang menggunakan kerudung.

Justru dengan berpenampilan yang tak mencerminkan santri, para remaja perempuan santri tersebut justru mengenakan celana dan baju berbahan kaos dengan model ketat.


Facebook.com/IslamModerat

Wasekjend PBNU Gus Ishfah Aboidal Aziz mengaku kesal dengan kehadiran massa yang menurutnya tidak punya sopan santun ala nahdhiyin. Seharusnya, kata dia, usaha menyampaikan aspirasi ke PBNU dapatt dilakuklan sesuai dengan tradisi nahdhiyin.

"Monggo silahkan datang dengan baik-baik ke NU. Ada persoalan apa?. Ada masalah apa yang ingin disampaikan kami terima dengan lapang dada dan hormati sebagaimana mestinya. Kalaau. Datang dengan baik, kami sambut baik juga," ujar Ishfah di kantor PBNU, jalan Kramat, Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Ishfah mengaku kecewa massa yang mengatasnamakan santri tapi tidak menunjukkan penampilan selayaknya orang yang pernah di pesantren. Ia mengaku heran, massa yang mengaku santri justru tidak bisa menjawab saat ditanya asal pesantrennya saat mondok.

"Tapi nggak bisa jawab. Artinya ya hanya mengaku-ngaku santri," ungkapnya.

Ishfah curiga mereka sebenarnya massa bayaran yang diarahkan pihak tertentu untuk mendemo PBNU.

"Saya kira seperti itu. Saya rasa mereka bukan santri dan tidak pernah di pesantren," tandasnya.

Begini penampakan saat demo berlangsung,


Top