Alasan Mengapa Nabi Menyebutnya Sampai Tiga Kali


Ibu merupakan manusia yang diciptakan Allah SWT yang  mencintai tanpa syarat, orang yang membangun karakter dan menyembuhkan hati yang luka, orang yang membuat dan menjaga memori indah, orang yang dicintai dengan penuh kasih dan kekaguman dan tak lain seorang yang paling berjasa dalam kehidupan manusia.

Sebelum bisa dilahirkan ke dunia, manusia akan hidup di dalam rahim ibu selama kurang lebih 9 bulan. Dalam masa ini ibu akan bersusah payah membawa kita kemanapun ia pergi. Tidak hanya itu, di masa ini, seluruh kebutuhan kehidupan kita akan kita dapatkan dari dalam tubuh ibu.

Tidak hanya sebatas itu, setelah lelah mengandung selama 9 bulan, ibu kembali harus berkorban mempertaruhkan nyawanya demi bisa melahirkan kita ke dunia. Dahulu, menurut para ahli di dunia kedokteran, aktivitas melahirkan merupakan salah satu aktivitas yang sangat membahayakan nyawa. Walaupun seperti itu, dengan ikhhas ibu tetap memperjuangkan kehidupan kita meskipun harus mempertaruhkan nyawanya sendiri.

Dalam Agama Islam sendiri, Ibu merupakan orang yang paling berjasa dan harus dimuliakan oleh manusia. Hal ini dilandasi oleh sabda Nabi Muhammad SAW yang ditanyai oleh salah seorang pemuda mengenai siapa yang lebih perlu dimuliakan dan diutamakan di antara kedua  orang tuanya dan Nabi menjawabnya dengan menyebut kata ibu sebanyak tiga kali baru kemudian dilanjutkan dengan kata ayah di jawabannya yang ke empat.

Karena besarnya jasa yang telah diberikan ibu kepada kita, maka sudah sepantasnya lah kita mengabdikan diri kita kepada ibu. Untuk kita yang belum berumah tangga, maka sudah sepantasnya kita membantu ibu sekuat tenaga baik dengan tenaga maupun dengan menggunakan materi.

Selain mengabdikan diri secara tenaga, untuk menyenangkan hati ibu, kita sebaiknya juga memberikan hadiah kepada ibu kita. Dan hadiah terindah menurut Rasulullah SAW yang bisa kita berikan kepada Ibu kita (terutama jika ibu kita sudah meninggal dunia) adalah Sedekah jariah.

Hadiah Terindah untuk Ibu di Surga adalah Sedekah Jariah

Selama ini banyak yang mengira bahwa hadiah terbaik untuk ibu haruslah hadiah yang mewah dan berharga mahal. Padahal, hal ini tidak selalu benar adanya. Dibandingkan memberikan benda – benda berharga mahal kepada ibu yang belum tentu bermanfaat, kita lebih baik memberikan sedekah kepada orang – orang yang membutuhkan atas nama ibu kita. Bahkan, jika kita mampu, kita dapat menggelontorkan sejumlah harta yang kita miliki untuk dijadikan sedekah jariah atas nama ibu kita.

Seperti yang kita ketahui bersama, amalan sedekah jariah merupakan amalan yang pahalanya tidak pernah putus meskipun orang yang memberikannya sudah meninggal dunia. Selama apa yang disedekahkan masih berguna dan bermanfaat untuk orang lain, maka orang yang bersedekah akan terus mendapatkan pahala.

Sedekah jariah sendiri pada dasarnya tidak selalu berupa benda yang mahal harganya. Sedekah jariah juga bisa berupa benda – benda sepele yang memiliki tingkat kegunaan yang cukup tinggi seperti buku pelajaran, Al-Qur’an, dan berbagai macam benda lainnya. Tidak hanya itu, sedekah jariah juga dapat diberikan dalam bentuk ilmu yang bermanfaat seperti cara mengaji, cara membaca, tata cara shalat, dan berbagai macam ilmu bermanfaat lainnya.
loading...
Top