Akhirnya Pasukan Khusus AS Akui Telah Tewaskan Gadis 8 Tahun Ini

Komando Sentral AS mengakui aksi penyerbuan mereka terhadap kelompok Al-Qaeda di Yaman. Tak hanya itu saja, mereka pun mengakui telah menewaskan warga sipil termasuk gadis 8 tahun ini.



BACA JUGA: Duh..Driver Grab Batalkan Orderan Gara-gara Ini

Dikutip dari Sindonews, serangan itu menggunakan rudal dan machine hun yang ditembakkan dari helicopter. Korban sipil tak dikenal tampaknya telah berpotensi terjebak dalam tembakan udara untuk membantu pasukan AS,” kata Komando Sentral AS dalam sebuah pernyataan.

”Tim yang ditunjuk oleh gugus tugas operasional telah menyimpulkan bahwa warga sipil non-kombatan kemungkinan besar tewas di tengah-tengah baku tembak dalam serangan di Yaman pada 29 Januari. Korban mungkin termasuk anak-anak,” lanjut pernyataan Komando Sentral AS, yang dikutip Kamis (2/2/2017).

Awalnya, mereka menolah bahwa warga sipil juga menjadi korban serangan militer di Yaman. Mereka mengakatan telah menewaskan militant AQAP dalam serangan di wilayah al-Bayda.

Namun, laporan Reuters mengutip para petugas medis di lapangan menyebut sekitar 30 orang tewas, termasuk 10 perempuan dan anak-anak. Dari beberapa warga sipil yang tewas, gadis cilik berusia delapan tahun termasuk di dalamnya.

Gadis delapan tahun itu diketahui bernama Nora, gadis kelahiran AS putri dari pengkhotbah Yaman Anwar al-Awlaki. Gadis itu senasib dengan ayahnya yang tewas oleh serangan militer AS pada tahun 2011.

”Dia dihantam dengan peluru di lehernya dan menderita selama dua jam,” kata kakek korban, Nasser al-Awlaki. ”Kenapa membunuh anak-anak? Ini adalah pemerintahan baru yang sangat menyedihkan. Kejahatan besar.”
loading...
Top
loading...