Ternyata Jin Juga Punya Hukum Sendiri! Inilah Ketentuan untuk Bangsa Selain Manusia Tersebut


Manusia yang diciptakan sebagai mahkluk paling sempurna di hadapan Allah SWT adalah karena akhlak dan nurani yang diberikan untuk hidup dan beribadah di dunia ini. Selain manusia yang bertebaran di berbagai belahan bumi, ada pula jin yang merupakan mahkluk Allah, dimana tak kasat mata dan termasuk ke dalam jenis mahkluk halus. Layaknya manusia, jin juga hidup berkelompok, bersuku, serta berbangsa.

Terdiri dari jin perempuan dan laki-laki, mereka memiliki nafsu untuk menikah, mempunyai anak, bertumbuh dari kecil hingga besar, sampai akan mendapati kematian meskipun usianya berbeda dengan ukuran manusia.

Baca juga : Ketahui Bahwa Setan Selalu Mengikuti Manusia, Ikuti Cara Ini Agar Ia Tak Menginap di Rumah Kita!

Ibnu Jarir dari Wahb bin Munabbih, ia ditanya tentang jin, “Apakah jin itu makan, minum, mati dan menikah?” Dijawabnya, “Jin bermacam-macam. Ada yang tak makan, minum, mati dan beranak, mereka adalah jin asli (kholisul jin). Ada lagi jenis yang bisa makan, minum, mati dan menikah.

Sebagaimana halnya manusia, jin itu juga ada yang muslim dan lainnya ada yang kafir. Jin muslim pun belum tentu jin muslim yang selalu baik. Sebagaimana manusia, tidak sedikit yang muslim tapi nakal, ahli tipu, tukang rampas harta, suka main hakim sendiri atau melakukan kejahatan lain.

Dalam kitab suci Al-Quran menyebut bahwa sebagian jin termasuk jin baik dan sebagian lainnya termasuk jin jahat.

Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda. (QS. Al-Jin: 11)

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana syariat yang diterapkan untuk para jin tersebut?

Hukum yang diterapkan kepada kita, ternyata juga berlaku untuk para jin. Hanya saja tidak terlalu persis dengan manusia, jelasnya jin muslim perlu mendapatkan ilmu agama dari Rasulullah SAW. Al-Quran sebagai pedoman hidup pun dibaca oleh jin muslim, namun tidak bagi jin kafir.

Katakanlah: “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin, lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur’an yang menakjubkan.” (QS. Al-Jin: 1)

Baca juga : Niat Gosipin Orang Lain? Boleh Saja Berghibah Asal Ikuti 6 Syarat Ini!

Suatu kali jin mengundang secara khusus agar Rasulllah mengajarkan ilmu-ilmu agama. Bahkan saat itu diriwayatkan para shahabat merasa sangat kehilangan, lantaran Rasulullah Saw. mendadak saja lenyap masuk ke alam jin. Hingga malam itu mereka tidur dengan selimut ketakutan.

Dari ‘Alqamah berkata, “Aku bertanya kepada Ibnu Mas’ud ra, “Apakah ada seorang dari kalian yang menemani Rasulullah Saw pada malam pada malam jin?” Ia menjawab, “Tak seorang pun dari kami yang menemani beliau. Akan tetapi kami pernah kehilangan beliau pada malam itu, hingga kami melewawi malam itu sebagai malam yang paling menyeramkan yang dilalui oleh suatu kaum…” (HR Ahmad)

Semoga dengan penjelasan tersebut mampu menambah keimanan kita kepada Allah SWT untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi dalam menjalani hidup.
loading...
Top
loading...