Sholatku Mencerminkan Bagaimana Kehidupanku


Barangsiapa terbiasa menunda shalat, maka ia harus siap tertunda dalam segala urusan kehidupannya. Nikah, Pekerjaan, Keturunan, Kesehatan, Kemapanan, Petunjuk dan lain-lain.

Hasan al-Bashri, Ulama dan cendekiawan muslim yang hidup pada masa awal kekhalifahan Umayyah, berkata:

أَيُّ شَيْءٍ يَعِزُّ عَلَيْكَ مِنْ دِينِكَ إِذَا هَانَتْ عَلَيْكَ صَلَاتُكَ وَأَنت أول مَا تسْأَل عَنْهَا يَوْم الْقِيَامَة

“Apa yang berharga dari agamamu jika shalatmu saja tidak berharga bagimu? Padahal pertanyaan pertama yang akan ditanyakan kepadamu pada hari kiamat adalah tentang shalat.”

Seperti apa kamu mampu memperbaiki shalatmu, seperti itulah kamu akan mampu memperbaiki hidupmu.

Tidakkah kamu tahu bahwa shalat itu bergandengan dengan kesuksesan?

Bahkan kita sering mendengarkan kumandang adzan, “Hayya ‘alas sholah… hayya ‘alal falaah…” yang mana artinya “Marilah melakukan sholat, marilah meraih kesuksesan”.

Bagaimana mungkin kamu minta kesuksesan kepada Allah, sedangkan kamu tidak menunaikan hakNya?

Astaghfirullahal adzim, Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang yang mendirikan shalat tepat pada waktunya.
Top