Sakit Maag Sering Kambuh? Hindari Makanan Berikut ini


ilustrasi

Untuk memudahkan pemahaman, sengaja judul kami beri penekanan. Sebenarnya bahasan kali ini adalah tentang asam lambung. Bukankah sakit maag dan peningkatan asam lambung sama? Nah, itu yang sering orang salah paham.

Orang biasanya cenderung mengkaitkan setiap keluhan di lambung dengan gastritis atau sakit maag. Padahal tidak selalu setiap gangguan atau keluhan di lambung disebut Gastritis.

Maag merupakan gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit. Penyebabnya bisa karena penderita memiliki pola makan yang buruk atau sebab lain.

Sedangkan Asam Lambung atau GERD, adalah kondisi adanya aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan yang menyebabkan gejala yang mengganggu hingga terjadi komplikasi.

Bagi penderita asam lambung harus jeli memilih makanan yang akan dikonsumsi sehari-hari. Pasien dengan penyakit yang sama seperti mendiang finalis Putri Indonesia 2016, tidak boleh sembarangan menyantap makanan karena ditakutkan dapat memperparah gejala refluks asam.

dr Mega Putri dari Klik Dokter menjelaskan, makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan berjalan melalui mulut menuju kerongkongan kemudian masuk ke dalam lambung. Jika seseorang memiliki refluks asam (asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan), hal tersebut tentu dapat menyakitkan.

Baca Juga: Pesinetron Yana Zein Sakit Kanker Stadium 4 Hingga Anaknya Putus Sekolah

Menurut Mega, pasien asam lambung harus pintar-pintar dalam memilih makanan karena terdapat makanan yang dapat menyebabkan lambung memproduksi terlalu banyak asam lambung, yang dapat kembali naik ke kerongkongan dan menyebabkan heartburn (sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan).

Berikut beberapa makanan yang dianjurkan untuk pasien asam lambung dikutip dari Klik Dokter,

1. Tomat

Tomat dan produk-produk yang mengandung tomat dapat membuat lambung menghasilkan terlalu banyak asam lambung. Ketika volumenya sudah terlalu tinggi, asam lambung dipaksa mengalir ke esophagus (kerongkongan).

Meski tomat sudah dimasak matang, tidak akan mengurangi keasamannya untuk mencegah refluks asam terjadi.

2. Jeruk

Dengan membatasi asupan asam, maka dapat meredakan gejala refluks asam seperti batuk dan suara serak.

3. Minuman karbonasi

Konsumsi minuman berkarbonasi dapat meningkatkan tekanan pada lambung karena gas yang dilepaskan oleh minuman tersebut.

4. Makanan pedas dan berlemak

Lemak akan menghabiskan lebih banyak waktu di dalam lambung sehingga memberi kesempatan asam lambung untuk naik ke kerongkongan.

5. Daun mint

Penggunaan daun mint dapat digunakan untuk mengurangi gangguan penceranaan pada orang tanpa refluks asam, sedangkan pada mereka yang mengalami refluks asam, daun mint dapat memicu terjadinya heartburn.

Itulah makanan-makanan yang harus dihindari oleh penderita asam lambung, refluks asam.

loading...
Top