Lama Tidak Muncul, ST12 "Come Back" Dengan Wajah Vokalis Berkumis. Siapa Dia?

Nama ST12 sempat melejit beberapa tahun silam dengan Charly sebagai punggawanya. Namun, setelah hengkangnya Charly dalam band itu membuat ST12 tak lagi manggung. Posisi vokalis pun pernah diisi oleh Rido, tapi ternyata dia keluar. Terakhir kali, mereka terlihat bersama Dimas dan bernasib sama seperti Rido.



BACA JUGA: Lihat Cara Unik Nenek 80 Tahun Ini Sembuhkan Kebutaan Pasiennya

Keadaan itu membuat Pepep dan Indra harus mencari sosok vokalis baru. Belakangan, barulah diketahui kalau ST12 telah memiliki vokalis baru bernama Zaini atau yang akrab disapa Zai. Berbeda dengan tiga vokalis sebelumnya, Zai memiliki warna suara yang sedikit serak.

Selain suaranya agak serak, gayanya juga sangat nyentrii terutama bagian kumis yang tebal dan sedikit lancip di kedua ujungnya Ditanya soal itu, ternyata Zai bukan terinspirasi dari tokoh Eropa atau Indonesia. "Ini style saya sudah lama sekali sebelum gabung ST12. Saya terinspirasi dari orang-orang Turki," ucap Zaini kepada Liputan6.com di SCTV Tower, Jakarta, Senin (23/1).

Bicara soal keterlibatannya di ST12, Zaini mengungkapkan, "Saya memang sempat terbayang-bayang oleh Charly dan vokalis lain sebelumnya. Tapi saya lebih mempelajari cara mereka bernyanyi dan ketika di atas panggung. Karakter suara saya yang berbeda dari vokalis sebelumnya juga sempat menghambat saya belajar musik Melayu. Untungnya pendekatan tim sangat bagus dan sekarang saya sudah lebih terbiasa."

Pepep sendiri menyampaikan bahwa vokalis baru yang dipilihnya tak hanya mencakup suara. "Dalam menyeleksi vokalis, kami juga melihat attitude dan mental karena menjadi seorang artis tak seperti yang dibayangkan banyak orang. Saya sendiri tidak terlibat langsung dalam proses audisi Zaini dan nggak mau terlalu excited, karena perjalanan dia masih panjang," ujar Pepep.

Dengan hadirnya vokalis baru ini, Pepep berharap ST12 bisa melejit seperti sebelumnya dan mengubah paradigm orang-orang terhadap music melayu. "Kami berusaha untuk minimalis di hampir setiap lagu dan sekaligus juga membuktikan kalau musik Melayu bisa dipadukan dengan warna musik lain," tambah Pepep. Sukses terus ya ST12.
Top