Jangan Jadikan Rumah Kalian Kuburan, Menyeramkan Bukan?



Pasti Anda pernah melihat kuburan kan? Bagaimana suasana di sana? Sunyi, sepi bahkan terkadang menyeramkan. Ya, betul sekali! Seperti itulah lebih kurang suasana yang kita rasakan di sekitar kuburan. Sekalipun kuburan itu berada di tengah-tengah kota besar yang ramai. Tapi suasana di kuburan tersebut tetap saja sunyi dan sepi.

Tahukah Anda, zaman sekarang banyak lho rumah yang berubah menjadi kuburan? Nggak percaya? Yuk, baca hadist berikut!
“Jangan jadikan rumah-rumah kalian kuburan, sesungguhnya syetan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al Baqarah.” (HR. Muslim).

BACA JUGA : Setiap Huruf Mendapatkan Pahala, Apa Itu?
Sebuah rumah mungkin saja ramai dengan suara obrolan dan gelak tawa penghuninya. Sebuah rumah mungkin saja ramai dengan suara televisi dan alunan musik. Rumah mungkin saja gemerlap dengan lampu aneka warna. Namun, jika penghuni di dalamnya tidak pernah berinteraksi dengan Al-Qur’an, maka rumah itu menurut Rasulullah SAW tak ubahnya seperti kuburan. Sunyi, sepi dan menyeramkan (gelap).

Berinteraksi dengan Al-Qur’an di sini maksudnya adalah melakukan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan Al-Qur’an. Seperti tilawah Al-Qur’an, belajar Al-Qur’an, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, menghafal, mengkaji tafsirnya, mentadabburi, mengamalkan hingga mendakwahkan Al-Qur’an pada anggota keluarga. Dan menjadikan rumah bercahaya, membuat penghuninya merasa tenang dan tentram berada di dalamnya.

Oleh karena itu, yuk ramaikan rumah-rumah kita dengan keindahan Al-Qur’an. Jadikan Al-Qur’an sebagai bacaan wajib keluarga setiap hari. Ajari anak-anak sejak dini mengenal baca tulis Al-Qur’an. Tumbuhkan kecintaan anggota keluarga pada Al-Qur’an dengan melibatkan mereka sejak dini berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Terapkan one day one juz setiap hari. Sehingga Allah memberikan cahaya dan keberkahannya pada rumah kita agar rumah bercahaya jauh dari aura kuburan.
loading...
Top