Ini Beberapa Makanan yang Mengandung Sianida


Buah Cherrie

Siapa yang tak takut mendengar kata SIANIDA, racun yang membuat sidang terlunta lunta hingga lebih dari 20 kali pada kasus pembunuhan yang lalu. Begitu cepat korban meninggal hanya dalam hitungan jam setelah meminum racun.

Nah, soal sianida ini. Ternyata beberapa makanan seperti kentang, tomat, apel, dll, ada bagian dalam buah atau sayuran yang sering kita santap itu mengandung sianida. Lalu makanan yang mana yang mengandung SIANIDA, atau persisnya di bagian mana racun paling mematikan itu bersarang.

Berikut Sayuran dan Buah yang mengandung Sianida
Meski demikian, tidak perlu terlalu khawatir, sekalipun mengandung racun berbahaya, namun dilaporkan bahwa racun dalam makanan-makanan itu masih tergolong rendah dan dapat ditoleransi untuk dikonsumsi. Jadi asalkan kita memasak/menyantapnya secara benar, tidak akan mematikan.

Diuraikan juga bahwa SIANIDA dapat diproduksi oleh bakteri tertentu, jamur, ganggang dan berbagai produk lain dari industri manufaktur dan limbah.

Berikut ini adalah makanan (sayur dan buah-buahan) lain yang mengandung racun:

Kentang



Mulai dikenal di Eropa pada abad ke 16. Biasa dipakai dalam menu diet sebagai pengganti nasi. Tapi tahukah anda kalau kentang ternyata mengandung racun, baik dalam dagingnya maupun pada daun. Jika anda mengupas kentang, kemudian melihat semacam garis tipis berwarna hijau, itu menandakan adanya konsentrasi racun glycoalkaloid.

Baca Juga: Ngeri, Dokterpun Terkejut Setelah Tahu Ratusan Mahluk Hidup di Perut Wanita ini

Memang kentang beracun tergolong langka, atau jarang ditemukan. Kentang beracun bisa-bisa menyebabkan kematian. Biasanya awalnya akan terasa lemas dan serta linglung, setelah sakit beberapa waktu, korban akan koma. Kasus kematian akibat kentang beracun ini marak 50 tahun lalu di Amerika Serikat. Korban mati setelah mengkonsumsi kentang hijau, atau minum teh dari daun kentang.

Tomat



Hal lain yang menarik tentang tomat, yang mungkin anda jarang dengar adalah tomat ternyata mengandung racun. Ternyata, tanaman tomat mengandung bahan kimia yang disebut “Glycoalkaloid” yang menyebabkan kegugupan ekstrem serta perut mules. Tomat memang dapat digunakan untuk penyedap rasa pada masakan. Namun sebaiknya, dibuang setelah dimasak, agar racun tidak ikut meresap pada makanan.

Apel



Tahukah anda kalau biji apel, ternyata mengandung sianida? Woooww, jangan kaget. Karena kita tahu kalau sianida sangat mematikan. Hanya saja sianida dalam biji apel dalam kadar yang sangat rendah sekali. Tapi betapapun rendahnya, tetap saja yang namanya sianida, berbahaya! Kita kadang memakannya secara tak sengaja. Namun jangan khawatir, anda tidak akan mati jika hanya mengkonsumsi biji dari sebuah apel.

Untuk sakit atau bahkan mati, anda harus banyak memakan biji apel itu. Tidak percaya, coba saja?? Ha..ha..tapi saya sangat tidak menyarankannya! Jika anda makan apel kemudian menemukan adanya ulat, sebaiknya masukkan apel itu ke dalam mangkuk yang berisi air garam, karena air garam akan membunuh ulat.

Baca Juga: 7 Makanan ini Biasa di Konsumsi Sehari-hari, Tapi Berbahaya bagi Bumil Karena Bisa Sebabkan Keguguran

Kacang Almonds

Almond bukan kacang seperti kebanyakan orang kira. Berbeda dengan yg lain, orang justru mengambil bijinya untuk dikonsumsi bukan dagingnya. Biji almond ini punya rasa yang unik dan enak, baik untuk dimasak dan selama berabad-abad almond (biji) dipakai sebagai bahan dasar pembuatan pastel.



Tapi ada masalah yg harus anda perhatikan, karena almond mengandung sianida. Sebelum dikonsumsi, biji almond harus diproses dalam suhu tertentu untuk menghilangkan rasa pahit juga racun di dalamnya. Ada beberapa negara yang melakukan penjualan almond ilegal, tanpa lewat proses, salah satunya adalah New Zealand.

Penjualan almond mentah atau yang berasa pahit, sangat dilarang dan dinyatakan ilegal. Beberapa negara telah memberlakukan peraturan ini. Salah satunya Amerika Serikat yang melarang penjualan almond mentah. Semua almond harus dipanaskan untuk menghilangkan racun dan bakteri.

Cherrie

Hampir semua orang tahu cherrie. Buah ini memang sangat terkenal, baik untuk dimasak, untuk pemanis kue, atau untuk minuman keras, bahkan di makan mentah. Cherrie satu rumpun dengan plum, aprikot, peache. Tapi tahukah anda bahwa ada bagian dari buah itu yang sangat beracun. Karenanya mereka yang memproduksi cherrie atau memakannya langsung, harus berhati-hati, karena salah-salah, racun bisa ikut tertelan.



Racun pada cherrie terdapat pada biji juga daunnya. Hal ini diketahui betul oleh para pengelola buah cherrie yang langsung membuang biji dan daunnya dan hanya mengambil dagingnya. Nah buat yg langsung mengkonsumsi cherrie mentah, hati-hati, jangan langsung memasukkan buah kecil seperti anggur itu, kedalam mulut anda. Keluarkan dulu bijinya, dan hanya dagingnya yang dimakan.

Asal tahu saja, kalau anda telanjur mengunyah seluruhnya (buah termasuk bijinya) akan sangat berbahaya. Bijinya memproduksi racun ganas yakni sianida hidrogen. So, hati-hatilah!
Top