Bukan Cuma Mbah Dukun yang Punya Jampi, Ini Cara Mudah Meruqyah Diri Sendiri!

Komentar

Penyakit memang mudah dimana saja dan kapanpun, apalagi jika menghadapi musim yang tak menentu seperti ini, pastilah cukup rentan terkena demam ataupun flu. Mungkin itu termasuk kedalam penyakit yang cukup mudah dalam hal pengobatan. Karena masih termasuk ke dalam penyakit tubuh yang orang-orang sudah dan masih berupaya untuk menemukan obat agar bagian tubuh yang sakit bisa disembuhkan. Dokter sebagai salah satu profesi yang memang diperuntukkan untuk membantu pasien, adalah salah satu jawaban yang tepat untuk berobat.

Baca juga : Ceramah Uje Tentang Kadaluarsa Sebelum Wafat, Sudahkah Kamu Mengenal Waktu?

Akan tetapi, bagaimana jadinya jika dengan penyakit hati dan gangguan sebagainya yang tak bisa disembuhkan oleh tenaga medis? Untuk itulah salah satu pengobatan ang diajarkan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada umatnya adalah ruqyah (jampi) dengan membaca ayat, doa dan dzikir tertentu. Ruqyah bukan hanya untuk penyakit fisik, tetapi juga penyakit mental.

Terkait cara meruqyah diri sendiri ini, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz mengatakan, jika Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam merasakan sakit, beliau meniup kedua tangannya tiga kali dengan membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas.

Setiap selesai satu kali bacaan, beliau mengusap seluruh badannya ketika hendak tidur, yang dimulai dengan mengusap kepala, muka dan dadanya, sebagaimana yang diceritakan oleh Aisyah Radhiyallahu Anha dalam hadits shahih. Malaikat Jibril juga pernah meruqyah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam ketika sakit dengan membacakan doa berikut ke dalam air,

 بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَرِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ

Dengan menyebut nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari segala kejahatan jiwa dan mata (ain) orang yang dengki, mudah-mudahan Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad).

Doa ini dibaca sebanyak tiga kali. Inilah cara meruqyah yang disyariatkan dan juga bermanfaat.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membacakan doa itu ke dalam air untuk Tsabit bin Qais Radhiyallahu Anhu dan memerintahkannya untuk mandi menggunakan air tersebut. Keterangan ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab Ath-Thibb (pengobatan) dengan sanad yang hasan.


Baca juga : Matahari dan ABG Masa Kini, Apa Hubungannya? Simak Agar Kehidupanmu Tak Sia-Sia!

Sementara itu, ada riwayat lainnya yang menerangkan macam-macam ruqyah yang dicontohkan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam. Di antaranya adalah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah meruqyah sebagian shahabat yang sakit dengan membaca,

اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اِشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Ya Allah, Tuhan Yang Memelihara manusia, hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah dia, Engkau-lah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan hanya kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikit pun.” (HR. Al-Bukhari).

Doa merupakan kekuatan terbesar orang muslim. Untuk itulah kita sebagai umat Islam haruslah memperbanyak doa dan memohon pengampunan kepada Allah SWT. Semoga kesehatan dan rahmat Allah SWT senantiasa menyertai kita dimanapun dan kapanpun.
Top