Bukan Cuma Kuota Internet, Ini Alasan Mengapa Pahala Sabar Itu Unlimited!

Komentar

Setiap orang, pastilah pernah mengalami hal yang tak mengenakkan. Permasalahan ataupun hal yang menyusahkan haruslah dihadapi dengan ketegaran. Meskipun hasilnya belum seperti apa yang diinginkan, ketahui bahwa pengorbanan dan usaha keras yang telah dilalui mampu merepresentasikan kekuatan kita. Banyak orang yang melihat kita murung karena terlalu banyak masalah, dan mereka akan menyuruh kita bersabar dan mencoba tegar.

Sebuah kalimat yang didapatkan ketika mendapat masalah ataupun musibah. "Sabar ya!". Itulah yang dilantunkan oleh orang terdekat kepada orang lain yang justru cukup menyebalkan karena berharap bisa membantu lebih. Akan tetapi ketahui bahwa "sabar ya" dari mereka mungkin hanya setetes semangat dan kita yang sedang mempunyai masalah bisa menggunakan tetesan tersebut untuk memperkokoh pabrik kesabaran tanpa harus diorganisir oleh orang lain. Ya, hanya kita sendirilah yang bisa memproyeksikan kesabaran kita.

Baca juga : Sesungguhnya Syetan Suka Mengencingi Manusia! Simak Penjelasan Lengkapnya

Sabar menjadi istilah yang luas di Al-Qur’an. Kitab Riyadhus Shalihin, Imam An-Nawawi menyertakan 29 hadis yang memuat perihal kesabaran. Sabar yang diajarkan oleh Rasulullah SAW begitu banyak, baik yang diteladankan melalui lisan, perbuatan ataupun keputusan-keputusan. Kita juga bisa melihat dalam Al-Qur’an ada 103 kali kata “sabar” disebut Allah, baik bentuknya isim maupun fi’ilnya.

Ketika sudah melantai di sekitar kita, sabar seakan mengalami penyempitan makna misal tahan menghadapi marah, tidak gampang putus harapan, tidak terburu-buru, tidak gampang bawa perasaan atau baper, dan sebagainya. Tak hanya itu, bahkan kita sering menemui di lingkungan kita sabar tidak selalu berkonotasi positif tapi juga berkonotasi negatif.

Kamu terlalu sabar sih, makanya kamu nggak kebagian harta dari saudaramu itu.

Sabar..sabar! Sabar itu ada batasnya!

Menjadi sebuah pertanyaan karena banyak orang yang men-judge seperti itu. Benarkah sabar ada batasnya?



Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10).

Ibnu Al-Jauzi, dalam Tashil li Ulumi At-Tanzil mengatakan bahwa ayat tersebut dapat ditafsirkan dengan dua makna. Pertama, penyabar akan mendapatkan balasan pahala dan Allah tak akan menghisab amaliyahnya. Mereka inilah yang dijanjikan masuk surga tanpa hisab. Kedua, balasan orang yang melakukan kesabaran itu tanpa terbatas, lebih banyak dari apa yang diperhitungkan dan lebih besar daripada apa yang ditakar di mizan, inilah pendapat mayoritas ulama.

Baca juga : "Wahai Rasulullah Izinkan Aku Berzina", Jawaban Nabi Sungguh Tak Terduga!

Jika ada menyebut sabar ada batasnya, ada benarnya. Ya, batas sabar adalah kematian. Enaknya lagi, pahala sabar itu unlimited, tanpa batas. Bayangkan jika misalnya kita mengibaratkan sabar itu seperti paket data internet, yang unlimited itu bikin berselancar makin menyenangkan, membuat hidup begitu luas. Sabar pun demikian. Yang limited hanya bikin hidup serasa sempit.

Dan, kesabaran bagi diri kita adalah dhiya’. Cahaya yang amat terang. Sebab, dengan kesabaran, kita akan mampu menyingkap kegelapan di dunia. Rasulullah ingatkan, “…dan kesabaran merupakan cahaya yang terang…” (HR. Muslim) .

MasyaAllah, bagaimana mungkin kenikmatan tersebut kita sia-siakan? Ingin memperbanyak kebaikan dan kesabaran? Ayo berlomba-lomba dalam kebaikan.
Top