6 Tips Simple Agar Cepat Hamil


ilustrasi keberhasilan tips ini

Banyak pasangan yang telah lama menikah tapi belum dianugerahi seorang buah hati. Namun banyak dari mereka yang tak putus asa begitu saja. Karena memang ada banyak cara yang bisa ditempuh. Apakah anda salah satunya? Jangan berkecil hati. Baca 6 tips berikut ini dikutip dari kompas, yang mungkin bisa membantu anda.

1. Perhatikan berat badan

Idealnya, Anda memulai kehamilan pada berat badan ideal. Meski begitu melakukan penurunan berat badan secara radikal hanya untuk hamil bukanlah tindakan yang sehat.

"Yang terbaik adalah melakukan pengaturan pola makan dan olahraga sebelum konsepsi dan lanjutkan hal ini saat hamil dan setelah persalinan," kata Dr.Susan Clifford, asisten profesor obgyn di Duke University Medical Center.

Olahraga aerobik ringan tetap bisa dilakukan ibu hamil. Namun jika sebelum hamil seseorang kurang aktif bergerak maka akan sulit untuk berolahraga selama hamil. Menjaga berat badan juga berarti berhenti merokok, menghindari alkohol, minum vitamin prenatal, dan mengonsumsi makanan sehat.

2. Prediksi masa subur

Untuk memaksimalkan peluang kehamilan, cobalah menggunakan alat prediksi masa subur. Alat ini akan mendeteksi hormon luteinizing, yang tinggi saat kita sedang subur. Cara penggunaannya pun mudah, seperti halnya alat tes kehamilan di rumah.

Baca Juga: Cara Tokcer Hubungan Suami Istri Agar Cepat Hamil

3. Jaga mood

Mencoba untuk memiliki bayi bisa dimulai dengan melakukan hubungan s*ksual saat masa subur. Tetapi setelah beberapa lama kegiatan ini mulai terasa seperti kewajiban dibanding kegiatan yang dinanti dengan suami.

Untuk mencegah timbulnya perasaan tersebut, cobalah untuk tetap bersikap romantis dan lakukan sesuatu yang membuat rileks sebelum bercinta. Misalnya nonton film berdua atau pillow talk mengenai hal-hal ringan. Sebaiknya Anda tak perlu memaksa pasangan untuk bercinta hanya karena saat itu sedang masa subur Anda. Perasaan terpaksa bisa membuat acara bercinta menjadi tak menarik sehingga Anda berdua malas untuk mengulanginya.

4. Tes dan tes

Ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel di rahim, tubuh akan memproduksi hormon yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG) dan kehadiran hormon ini bisa dideteksi oleh alat tes kehamilan di rumah.

Jangan segan untuk melakukan tes kehamilan jika menstruasi Anda terlambat. Cara ini sangat membantu untuk melindungi si calon bayi dan Anda bisa segera melakukan perubahan gaya hidup demi kesehatan si bayi.

5. Siapkan mental

Hamil tidak selalu bisa terjadi pada percobaan pertama. Perasaan tak sabar saat menanti hasil di alat tes kehamilan kemudian hasilnya adalah negatif memang bisa membuat kita sedih. Tapi ketahuilah Anda tidak sendiri.

Para ahli menyebutkan, kemungkinan pasangan usia subur untuk hamil persiklus adalah 20 persen, dan sekitar 50 persen pasangan usia subur baru bisa hamil setelah 6 bulan. Sementara itu 85 persen pasangan baru hamil setelah satu tahun melakukan program kehamilan.

6. Cari dukungan

Kemudahan informasi di internet sangat memudahkan kita untuk bergabung dengan komunitas yang sama demi mendapatkan dukungan dan berbagi pengalaman. Mengetahui ada banyak orang lain di luar sana yang memiliki pengalaman yang sama akan membuat kita tidak terlalu tertekan. Suasana hati yang rileks dan bebas stres diakui banyak orang bisa membantu terwujudnya kehamilan yang diidamkan.
Top