Untuk Para Ibu, Beginilah Tips Menjadi Ibu Kekinian


22 Desember mendatang merupakan peringatan hari Ibu. Peran ibu dalam mengasuh anak dan keluarga kita tahu tidak pernah berubah dari masa ke masa. Namun, cara pengasuhan harus berubah sesuai zaman.Berubah sesuai zaman bisa berarti meninggalkan cara tradisional yang melelahkan. Bagaimanapun moms juga perlu menyeimbangkan hidup dengan melakukan cara pengasuhan yang kekinian. Seperti apa itu? Dikutip dari Okezone, berikut beberapa di antaranya.


Akhiri usaha melelahkan anda untuk menidurkan anak


Waktu tidur adalah satu-satunya kesempatan beberapa orangtua bisa bersantai sebelum memulai hari baru. Namun, periode di mana anak-anak mulai sulit tidur lebih cepat, ini bisa jadi masalah bagi orangtua. Biasanya anak akan mengeluarkan banyak alasan untuk tidak tidur.Akhiri lingkaran setan ini dengan memberi mereka ketegasan dan kesempatan untuk bangun dari tempat tidur sekali. Mereka akan dipaksa berpikir apakah mereka benar-benar ingin menggunakan satu kesempatan tersebut atau mengikuti keinginan ibu mereka untuk diam dan tidur.

Jangan khawatir bangun siang




Bangun siang sesekali, terutama di akhir pekan setelah hari yang melelahkan sebelumnya, wajar saja dilakukan oleh ibu. Agar anak tidak mengganggu waktu tidur Anda, beri anak-anak jam alarmnya sendiri. Dengan demikian, Anda dapat mengatur kapan si kecil harus bangun.

Biarkan anak-anak bermain bebas




Salah satu ketakutan yang banyak dimiliki ibu adalah mengkhawatirkan dan mengatur setiap apa yang dilakukan anak. Ini adalah cara pengasuhan yang kerap berdampak buruk bagi perkembangan anak. Kini, ibu bisa perlahan memberikan kesempatan pada anak untuk bebas melakukan apa saja.

Cara ini akan membuat hidup lebih mudah dan membantu anak-anak untuk membangun kepercayaan diri mereka. Tentunya, lepaskan mereka di tempat yang akan membuat Anda dan anak sama-sama nyaman dan punya risiko minimal.


Berhenti membatasi waktu bermain gadget atau nonton TV




Menyalahkan penggunaan teknologi yang berlebihan mungkin harus ditinggalkan. Berhenti membatasi waktu bermain gadget atau menonton TV akan membuat anak pada akhirnya bosan dan membatasi mereka dari kebosanan, sehingga ada alasan untuk melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Namun, jika rencana ini tidak berhasil, Anda bisa kembali membatasi waktu mereka untuk menggunakan gadget. Akan lebih baik lagi jika Anda memperkenalkan teknologi yang lebih ramah anak dan mendorong mereka untuk belajar dan menjadi kreatif.

Kurangi memberikan anak mainan




Menyingkirkan beberapa mainan anak Anda mungkin tampak seperti hukuman, tapi itu adalah tip yang bagus untuk para orangtua, khususnya para ibu. Mengurangi segudang mainannya akan meminimalisir kekacauan di rumah dan memicu imajinasi mereka.

Sisakan hanya sepuluh model mainan untuk anak dan sumbangkan selebihnya untuk anak-anak yang lain. Tapi, tetap berhati-hati dalam memilih mainan kesukaannya dan jika dia mau diajak kerja sama, ajak dia melihat langsung Anda menyumbangkan mainannya pada anak-anak lain yang membutuhkan.
loading...
Top
loading...