Ungkap Rahasia Majikan, Inilah Kelakuan Pengasuh Keluarga Miliarder!


Memperkerjakan pengasuh untuk membantu meringankan beban rumah tangga adalah sah saja hukumnya. Apalagi jika memang mempunyai cukup uang untuk menggaji pengasuh tersebut. Akan tetapi, jangan sampai seperti pada kasus berikut ini. Para calon majikan harus meneliti dulu para pengasuh yang ingin bekerja, serta usahakan untuk tidak menunjukkan rahasia keluarga kepada pengasuh nantinya.

Baca juga : Mantel Pangeran George Ludes dalam Sejam Usai Misa Natal, Ternyata Harganya Cuma...

Beberapa pengasuh dari anak keluarga kaya raya mengungkapkan sejumlah rahasia terpendam dan kebiasaan para majikannya. Semua pengalaman itu ditumpahkan dalam situs Reddit. Tentu saja, nama delapan pengasuh dari delapan keluarga super kaya raya ini dirahasiakan agar mereka terhindar peristiwa PHK dari sang majikan.

Berikut ini adalah uraian lengkapnya.

1. Pengasuh yang tahu majikannya punya wanita lain


“Ayah dari anak yang aku asuh memiliki anak perempuan berusia lima tahun dari wanita lain. Dia (ayah) bahkan membangun keluarga dengan wanita itu selama lima tahun. Istrinya, majikanku, tidak mengetahui hal itu,” tulis pengasuh anak dengan identifikasi diri nomor satu.

2. Majikan yang sering membuang uang


“Kursi goyang seharga Rp 10 juta datang dengan warna yang salah. Mereka (majikan kaya raya) tidak menggantinya. Mereka membuangnya dan membeli yang baru dengan warna pilihan,” tulis pengasuh nomor dua.


3. Hanya gara-gara bertengkar


“Kedua anak perempuan majikanku bertengkar merebutkan rumah Barbie. Majikanku, ibu dari kedua anak perempuan ini menenangkannya dengan membawa anak-anak ke butik American Girl untuk membeli boneka berserta rumah boneka baru. Lalu, dia mengajak kedua putrinya ke salon. Majikanku hanya ingin anak-anaknya tak saling berteriak lagi di rumah,” jelas pengasuh nomor tiga.

4. Pengasuh ini tahu silsilah keluargamu lho!


“Aku pernah bekerja bersama seorang pengasuh anak yang pernah mengasuh anak keluarga konglomerat Asia. Keluarga itu punya tujuh anak. Anak sulung mereka adalah anak perempuan yang benar-benar dikandung dan dilahirkan oleh sang istri. Namun, enam lainnya menggunakan ibu pengganti karena istrinya malas kembali hamil. Pasangan konglomerat Asia itu juga menggunakan teknologi selektif jender sehingga keenam anaknya adalah lelaki,” urai pengasuh nomor empat.

5. Mungkin karena kesibukan


“Aku mengasuh anak majikanku semenjak terlahir di bulan Oktober 2016. Lucunya, pada akhir bulan tersebut, kakak perempuanku telah menghabiskan waktu lebih dari 80 jam bersama anak majikanku. Sementara itu, majikanku tidak setiap hari menengok ke kamar bayinya,” ungkap pengasuh nomor empat.

6. Kasihan sekali bukan?


“Aku bekerja di sebuah rumah besar di mana aku baru satu kali melihat suami dari majikanku ada di rumah. Lalu, majikan perempuanku selalu ada di luar rumah semenjak jam enam pagi hingga sembilan malam. Dia tidak pernah menanyakan soal anaknya yang masih balita,” terang pengasuh nomor lima.


Baca juga : Jadi Nama Populer Di Inggris, Mohammed Susul Nama Oliver dan William!

7. Mereka akan bosan nantinya


“Hal yang paling sering aku lihat dari anak-anak majikanku adalah mereka tidak terlalu bahagia dengan hadiah dan mainan baru setiap hari. Sebab, dua hal itu sudah menjadi keseharian mereka,” jelas pengasuh nomor enam.

8. Bagi mereka yang kaya mungkin tak masalah


“Pada hari raya Natal, anak-anak akan kelelahan karena membuka hadiah yang memenuhi lantai rumah seolah bentangan karpet di sebuah lantai yang superluas,” sebut pengasuh nomor tujuh.

9. Wow!


“Lemari anak-anak perempuan yang belum lagi berusia tujuh tahun penuh dengan busana dari Burberry, Ralph Lauren, Vineyard Vines. Bahkan, minimal harga tas ransel anak yang aku asuh minimal 85 dollar AS (Rp 1,1 juta). Anak yang aku asuh itu usianya baru enam tahun,” urai pengasuh nomor delapan.
loading...
Top
loading...