Sukses Tanpa Humor, War for the Planet of the Apes Kini Menghadirkannya di Tengah Kesuraman!


Setelah sukses merilis trailernya baru-baru ini oleh 20th Century Fox, dapat disimpulkan bahwa film terbaru War for the Planet of the Apes sangat terasa suram layaknya dua film sebelumnya. Akan tetapi gambaran tersebut cepat ditepis oleh sang sutradara yang menjanjikan adanya warna humor yang sangat jarang ditemukan di film sebelumnya. Memang, jika ditelisik lebih jauh ke belakang, film yang bercerita tentang kehidupan bangsa primata di sebuah planet ini sangat kental dengan suasana yang suram. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya humor yang diselipkan mampu membuat warna baru di film ini.

Baca juga : Merasa Banyak Kisruh, Program Running Man Bakal Berakhir Februari 2017!

Seperti disampaikan Movie Web, belum lama ini, kabar tersebut berasal dalam sebuah preview khusus fans dan pers yang digelar oleh studio War for the Planet of the Apes, 20th Century Fox. Di situ, sutradara Matt Reeves memberi komentar seputar hal tersebut.

"Film ini telah meningkatkan segalanya dan kami memiliki humor dalam jumlah besar, yang belum pernah ada di setiap film-film sebelumnya," ujarnya selama presentasi, menjanjikan satu hal baru yang berbeda pada film ini.

Laman Variety melaporkan bahwa pernyataan Matt Reeves soal humor tersebut mengejutkan sebagian besar fans. Pasalnya, dalam Rise of the Planet of the Apes yang rilis 2011 dan Dawn of the Planet of the Apes yang rilis 2014 cukup sukses tanpa menyelipkan humor apapun. Kisah dalam War for the Planet of the Apes melanjutkan alur dua film di atas. Setelah Caesar (Andy Serkis) berubah menjadi primata cerdas hingga kaumnya bertikai dengan manusia, ia menyadari bahwa umat manusia sekaligus sesama kaum primata sedang di ambang kepunahan. Sayangnya, kedua kaum saling berperang hingga pada tahap global. Berikut cuplikan video trailernya.


Baca juga : Gita Gutawa Main Film Pendek di Eropa, Batik-nya Jadi Sorotan!

War for the Planet of the Apes juga disebut sebagai film yang paling dinanti sepanjang 2017 nanti. Film ini akan melengkapi trilogi prekuel franchise Planet of the Apes yang pertama kali muncul di layar lebar pada 1968.
Top