Simak Nasehat Bijak Islami Tentang Waktu, Karena Waktu Tak Akan Menunggumu!


Waktu merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Waktu juga sebagai penyimpan memori yang mampu membuat semua manusia mengingat apa saja yang sudah dan ingin mereka lakukan. Dalam Islam, waktu mempunyai arti yang cukup diagungkan karena memang karena Allah SWT telah memberikan semua mahkluk ciptaannya waktu untuk menjalankan apa saja yang diperintahkan oleh Allah, serta untuk berusaha menjauhi larangan-Nya.

Baca juga : Renungan Pagi, Inilah Kutipan Bijak Tokoh Islam Mengenai Hati dan Kecintaan Kepada Allah SWT.

Pada zaman yang serba cepat ini, waktu mungkin telah disepelekan karena banyak yang berpikir bahwa besok masih ada hari lain untuk melakukannya. Tapi jika ditelisik lebih jauh, Manusia sesungguhnya sedang merugi. Layaknya makna dari surat Al ‘Ashr (masa).

Demi massa. Sesungguhnya manusia itu benar – banar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Nah, untuk itu berikut ini terdapat kutipan tentang waktu untuk kehidupan menurut Islam. Renungkan dan buat waktumu lebih berguna dengan banyak kebaikan.

1. Hidup Hanyalah Persinggahan


Hidup hanya sebentar. Hidup hanya sebuah persinggahan yang menipu.

2. Ada Pertanggungjawaban di Setiap Detik Kehidupan


Ini tentang kesempatan yang diberikan Allah, tentang sebatas waktu yang telah dipercayakan kepada kita, dan ada pertanggungjawaban di setiap detiknya.

3. Waktu Kita Digunakan untuk Apa?


Setiap manusia memiliki waktu 24 jam. Pertanyaannya ialah waktu tersebut digunakan untuk apa?

Baca juga : Wahai Penggembala, Berbohonglah dan Biarkan Aku Membeli Dombamu!

4. Waktu adalah Pedang


Waktu adalah pedang. Bila kau gunakan dengan benar, ia akan melindungimu di akhirat. Bila kau salah menggunakannya, ia yang akan menebasmu di akhirat.

5. Jangan Biarkan Waktu Mengatur Hidup Kita


Mereka yang beralasan TIDAK mempunyai waktu adalah mereka yang membiarkan waktu mengatur hidupnya, bukan sebaliknya.

Waktu merupakan sebuah penyimpan momen. Waktu juga merupakan sebuah pembelajaran. Tugas manusia hanyalah untuk menjadikan hari ini lebih baik dari kemarin, dan esok lebih baik lagi dari hari ini. Begitu seterusnya.
loading...
Top