Satu Sopir Bus Tewas Ditembak Saat Evakuasi Warga Aleppo

Komentar

Bus yang terbakar

Aleppo tidak musnah. Namun rasa kemanusiaan yang telah musnah, hancur dan hilang. Suriah menjadi sorotan karena krisisnya rasa kemanusiaan yang terjadi di Aleppo.

Warga yang terjebak di antara perang pemberontak dan pemerintah Suriah pun menjadi fokus bantuan kemanusiaan saat ini.

Baca Juga: Warga Aleppo: "Tidak ada yang tersisa kecuali darah dan air mata di tempat saya berasal."

Baru sebanyak 350 warga sipil yang berhasil dievakuasi setelah Rusia dan Turki mendesak rezim Suriah untuk mengizinkan konvoi bus melewati titik kontrol akhir.

Puluhan bus telah memasuki Aleppo untuk melanjutkan evakuasi. Sayangnya, rencana itu dibatalkan pada menit terakhir setelah orang-orang bersenjata menyerang kendaraan.

"Lima bus yang membawa para pengungsi tiba dari bagian yang terkepung di Aleppo timur," kata Ahmad al-Dbis, yang memimpin tim dokter dan relawan untuk evakuasi.

Bus-bus ini kemudian dibakar, berikut foto-fotonya,


Bus-bus yang sedang dalam perjalanan ke al-Foua dan Kefraya diserang dan dibakar oleh kelompok pemberontak di dekat Idlib, Suriah, Minggu (18/12). Bus itu sedianya untuk mengevakuasi warga yang sakit dan terluka di Aleppo timur. (SANA/Handout via REUTERS)

Pengendara motor melewati bus yang diserang dan dibakar saat dalam perjalanan ke al-Foua dan Kefraya di dekat Idlib, Suriah, Minggu (18/12). Bus itu sedianya untuk mengevakuasi warga yang sakit dan terluka di Aleppo timur. (REUTERS/Ammar Abdullah)


Pengendara motor melewati bangkai bus yang dibakar di dekat Idlib, Suriah, Minggu (18/12). Sedikitnya lima bus yang sedang dalam perjalanan mengevakuasi warga sipil korban perang di Aleppo timur dibakar sejumlah orang bersenjata. (REUTERS/Ammar Abdullah)

Bangkai bus yang diserang dan dibakar oleh kelompok pemberontak saat dalam perjalanan ke al-Foua dan Kefraya di dekat Idlib, Suriah, Minggu (18/12). Bus itu sedianya untuk mengevakuasi warga yang sakit dan terluka di Aleppo timur. (REUTERS/Ammar Abdullah)

Baca Juga: Isi Surat Perawat Aleppo yang Putuskan Bunuh Diri Sangat Memilukan

Bus dikuasai pemberontak Khan al-Assal dan mereka meminta diantar untuk melakukan perjalanan ke bagian lain dari Aleppo. "Mereka dalam keadaan yang mengerikan," kata Dbis dilansir AFP.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan salah satu sopir bus tewas dalam serangan itu dan jaminan keamanan diminta sebelum evakuasi bisa melanjutkan.

Yasser al-Youssef dari kelompok pemberontak Nureddin al-Zinki menegaskan bahwa evakuasi sejenak ditangguhkan. Bus tidak akan meninggalkan daerah pemberontak dari Aleppo sampai warga Fuaa dan Kafraya juga dapat pergi.

Televisi pemerintah Suriah mengatakan, sebelumnya pada hari Minggu 100 bus akan membawa orang keluar dari Aleppo timur.

Sorenya, lebih dari 30 bus yang penuh sesak dengan orang menunggu evakuasi, sementara ribuan lainnya berdiri menunggu giliran untuk naik bus lain.
Top