Penting Untuk Diperhatikan! Jangan Lupa Bersihkan Bagian Ini Saat Memandikan Anak

Saat memandikan bayi, jangan lupa membersihkan bagian organ vitalnya.

Membersihkannya pun tak bisa sekedar membasuh dengan air pada kulit organ intim bagian luar saja.



Dokter Mahdian Nur Nasution, SpBS dari Rumah Sunatan mengungkapkan, ada bagian kulit organ intim yang memroduksi kotoran.

Jika kotoran tidak dikeluarkan, maka akan menumpuk di balik kulit organ tersebut.

Penumpukan kotoran pun lebih mudah terjadi bila bayi belum sunat.

Lalu, bagaimana membersihkan organ intim yang benar pada anak laki-laki?
Mahdian menuturkan, salah satu yang harus diperhatikan adalah kulup atau kulit yang menutupi kepala organ.

Seperti yang dilansir dari tribunnews.com "Pas dimandiin, kulit organnya itu ditarik sedikit-sedikit ke belakang. Pelan-pelan, jangan dipaksa.

Itu untuk membuang kotorannya di dalam," jelas Mahdian di Jakarta.

Kotoran sering kali menumpuk di balik kulup tersebut.

Tak jarang bagian ujung kepala organ intim ditemukan kotoran berwarna putih.

Menurut Mahdian, orangtua sering kali hanya membersihkan kulit organ intim bagian luarnya saja.
Saat dicek, kulit bagian dalamnya ternyata kotor.

Mahdian mengungkapkan, kotoran yang dibiarkan terus menumpuk di balik kulit organ intim bisa menimbulkan infeksi hingga terjadi peradangan.

Selain itu, kebersihan organ intim yang buruk juga meningkatkan risiko fimosis.

Fimosis adalah penyempitan dari ujung kulit depan sehingga tak bisa ditarik ke belakang.

"Kalau dibiarkan lebih lanjut, bisa infeksi berulang. Ketika dewasa, akan mengganggu aktivitas seksual," ungkap Mahdian.

Untuk itu, sunat pun sebaiknya dilakukan sejak dini atau 0-6 bulan.

Sunat pada bayi laki-laki sekaligus untuk menjaga kebersihan dan mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan di bagian organ intim.
loading...
Top