Pasang Pohon Natal Tertinggi di Baghdad, Ini Dia Komentar Pebisnis Muslim Irak


Kantor berita Associated Press, Jumat (16/12/2016) melaporkan, pengusaha Muslim bernama Yassir Saad mengaku telah memasang pohon Natal tertinggi di Baghdad untuk menunjukkan solidaritasnya kepada umat Kristen pada musim liburan ini.

Baca juga : Digempur Habis-Habisan, Evakuasi di Aleppo Ditunda! Apa Penyebabnya?

Saad  mengatakan bahwa inisiatif itu bertujuan “menggandeng saudara-saudara Kristiani dalam merayakan hari besar mereka dan membantu rakyat Irak melupakan kedukaan mereka, terutama terkait perang di Mosul.”

Mosul merupakan kota terbesar kedua di Irak di mana pasukan pemerintah sedang hadir untuk memerangi kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Pohon buatan itu berdiri setinggi 26 meter dengan diameter 10 meter itu. Pohon dipasang di taman hiburan Zawra di Baghdad, ibu kota Irak.

Menurut Saad, inisiatif mendirikan pohon Natal itu memakan biaya sekitar 24.000 dollar AS atau sekitar Rp 322 juta.


Baca juga : Menyusuri Aleppo, Inilah Permata Cantik Suriah Sebelum Hancur Lebur Seperti Sekarang

"Pohon ini menghadirkan cinta dan perdamaian," kata seorang guru Saba Ismael, saat murid-muridnya mengunjungi taman dan berfoto di depan pohon Natal.

Komunitas Kristen di Irak terus berkurang sejak invasi yang dipimpin AS pada tahun 2003. Komunitas minoritas ini telah menjadi target serangan kelompok ekstremis dan mengungsi ke luar negeri.

Beberapa orang Kristen telah berhasil kembali ke desa-desa di luar Mosul yang telah direbut kembali oleh pasukan Irak. Mereka menemukan rumah dan gereja mereka telah dirusak.
loading...
Top
loading...