Para Desainer Ternama Ini Tolak Jadi Perancang Busana Ibu Negara AS! Inilah Alasannya

Komentar

Pada pemilihan presiden beberapa waktu lalu di negara Adidaya Amerika Serikat yang baru saja selesai November 2016 lalu, dimana hasil yang ada menunjuk Donald Trump unggul atas Hillary Clinton. Sehingga otomatis Donald bakal menjabat sebagai orang nomor satu di AS nantinya. Banyak netizen yang melakukan pro dan kontra terhadap kemenangan Donald Trump, sampai-sampai sentimen dukung-mendukung calon presiden masih membekas sampai ke dunia fashion.

Baca juga : Jadi Nama Populer Di Inggris, Mohammed Susul Nama Oliver dan William!

Masalah yang timbul adalah banyak para desainer yang menolak menjadi perancang busana calon Ibu negara Melania Trump. Akan tetapi ada juga yang ingin sekali bekerja sama dengan Melania seperti Tommy Hilfiger, Thom Browne, dan Jean Paul Gaultier. Sedangkan yang menolak misalnya saja Sophie Theallet, Tom Ford, Marc Jacobs, dan Derek Lam.

Desainer Tommy Hilfiger menyebut para perancang busana seharusnya merasa bangga bila dipilih menjadi orang kepercayaan ibu negara. "Tidak perlu berfikir politik untuk hal seperti itu," tutur Hilfiger.

Adapun Sophie Theallet dan rekan-rekannya yang lain punya pendapat berbeda. Theallet lewat akun twitter pribadinya, @sophietheallet menegaskan dirinya menentang retorika politik Trump saat berkampanye.


Baca juga : Tren Busana Pria Paling Konyol dalam Sejarah! Berniat untuk Memiliki Salah Satunya?

"Saya tidak akan bekerjasama dengan ibu negara berikutnya, karena kampanye suaminya yang bernada rasisme, seksisme, dan xenophobia," tulis Theallet. Sikap Trump itu, menurut Theallet, sangat bertentangan dengan semangat keberagaman dan kebebasan individu yang menjadi nilai-nilai kebenaran.

Perlu diketahui, Theallet adalah perancang busana Michelle Obama. Dan selama ini, Theallet dikenal sebagai sosok yang punya integritas tinggi dalam dunia fashion. Yah, semua orang boleh berpendapat memang. Semoga saja tidak ada dampak yang buruk bagi dunia fashion, dan mereka semua akan tetap terus berkarya.

Top