Melihat Teman Tak Mampu Beli Jajan Di Kantin, Apa yang Dilakukan Bocah Ini Bikin Semua Orang Terharu

Komentar
Saat masih kecil, anak-anak cenderung senang melakukan hal-hal yang membuat mereka senang tanpa menghiraukan keadaan sekitar.



Saat berada di sekolah, mereka akan lebih senang menikmati saat-saat bermain daripada belajar.

Pada usia 8 tahun, mereka mungkin lebih senang bermain game, berkhayal tentang superhero dan lain-lain.

Baca Juga : Banjir Air Mata Baca Status Facebook Guru Cantik yang Meninggal Karena Karena Dirongrong.....

Jarang ada anak yang memikirkan masalah kehidupan teman sekelasnya.

Tapi berbeda dengan seorang anak laki-laki yang berasal dari Michigan, Amerika, bernama Cayden Taipalus.

Cerita ini berawal saat Cayden melihat seorang temannya tidak menikmati makan siang berupa menu lengkap, melainkan sepotong sandwich keju.

Anak tersebut ditolak saat meminta makan siang karena dia tak punya cukup uang di tabungan makan siangnya.

Menurut ibu Cayden, Amber Melke-Peters, hal ini sangat menganggu putranya selama perjalanan ia pulang ke rumah.

Cayden bertanya pada sang ibu bagaimana caranya untuk bisa membantu temannya agar dia bisa menikmati menu makan siang seperti dirinya.

Akhirnya, Cayden dan ibunya memutuskan untuk membuat kampanye di sebuah website dan memberi nama aksi ini Pay It Forward: No Kid Goes Hungry.

Yang mengejutkan adalah Cayden tak hanya meminta bantuan pada semua teman, keluarga dan tetangganya saja.

Dia bahkan mengumpulkan kaleng-kaleng bekas untuk mendapatkan uang lebih untuk disumbangkan.

Cayden bahkan menambahkan uang di akun-akun mereka sehingga anak-anak yang kurang beruntung tersebut tak khawatir lagi akan makan siang mereka.

Respon dari kampanye ini sangat positif.

Terbukti aksi ini sudah berjalan selama 2 tahun.



Donasi terbaru sudah terkumpul sebanyak 37 ribu dolar Amerika.

Cayden tak hanya membelikan 1 orang anak makan siang, namun ribuah bahkan puluhan ribu anak sudah dibantu bocah yang kini duduk di kelas 4 ini.

Tak hanya membantu teman-teman di sekolahnya, Cayden pun memperluas aksi ini untuk membantu sekolah-sekolah lain yang ada di daerah tempat tinggalnya.

Aksi yang dilakukan Amber dan putranya ini masih terus berjalan.

Mereka membuat laman Facebook Pay It Forward: No Kid Goes Hungry untuk terus meng-update aktivitas dari kampanye ini.

Terakhir kali, pada bulan Februari 2016, Cayden telah berhasil membayar 9.200 paket makan siang di sekolah-sekolah yang ada di distrik Hartland.

"Aku sangat bangga pada putraku. Dia baru berusia 8 tahun and sudah melakukan hal ini, sangat membanggakan. Dia punya hati yang baik," ungkap Amber.

Bahkan para pegawai di Challenger Elementary School di Michigan juga tersentuh dengan aksi Cayden ini.

Mereka juga ingin membersarkan anak-anak mereka kelak untuk jadi seperti Cayden.

Wah, sangat inspiratif sekali ya aksi Cayden ini.

Dia ingin teman-temannya mendapatkan makan siang sama seperti dengan menu yang dia nikmati.
Tertarik untuk melakukan hal serupa?
Top