Maori, Penampakan Maui yang Hebat Bisa Dikenal Lewat Tempat Ini di Selandia Baru!

Komentar

Pernah menonton film Moana yang diproduksi oleh perusahaan Walt Disney? Yup, dalam sebuah karakter bernama Maui, diperlihatkan bagaimana ciri-ciri fisik seorang manusia campuran dewa yang membantu Moana untuk menyelesaikan misinya mengarungi samudera. Nah, salah satu yang paling menonjol adalah karena tato yang menghiasi badannya dengan motif yang cukup indah.

Baca juga : Tais Segera Didaftarkan ke UNESCO, Inilah Bukti Kekayaan Distrik Timor Leste

Layaknya tato tersebut, Orang Maori juga punya kebudayaan unik dan sangat indah. Jadi sangat sangat untuk dilewatkan jika sedang berkunjung ke Selandia Baru. Namun, siapakah orang Maori itu? Orang Maori merupakan para penghuni pertama daratan Selandia Baru. Jauh sebelum Bangsa Eropa datang ke daerah tersebut, orang Maori sudah menetap dan hidup selama bertahun-tahun hingga saat ini.

Mereka diperkirakan datang ke Selandia Baru pada abad ke-13 dari Polinesia. Bangsa Eropa yang masuk ke Selandia Baru pada abad ke-17. Sejak itu, kehidupan orang Maori berubah, mulai dari pakaian hingga cara bercakap-cakap sehari-hari.

Walau begitu, hingga saat ini, orang Maori masih menyimpan kuat tradisi leluhur mereka. Beberapa tradisi yang menonjol adalah tari Haka atau sejenis tarian perang, keterampilan menganyam tanaman menjadi baju hingga perkakas rumah tangga, arsitektur rumah Maori yang penuh simbol, hingga ukiran kayu yang merepresentasikan para leluhur.

Ingin tahu apa saja kebudayaan Suku Maori yang terkenal itu? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini dengan mengunjungi tempat-tempat di Selandia Baru yang kental dengan budayanya ini. So, Let' check it all!

1. Te Puia


Ini adalah pilihan tepat untuk memulai perjalanan untuk mengenal bangsa Maori. Baiknya gunakan pemandu wisata agar lebih mengenal lebih dalam mengenai tradisi dan kebiasaan orang Maori.

Ambil paket makan siang sehingga kamu bisa menikmati makanan tradisional Maori yaitu Hangi. Hangi merupakan cara memasak dengan mengubur makanan yang ditempatkan di atas batu. Di bawah batu merupakan sumber panas, seperti kayu bakar. Jadi semacam oven atau pengukus bawah tanah.

2. Tamaki Village


Desa ini semacam taman budaya Maori. Paket yang bisa diambil adalah kegiatan malam hari. Pengalaman mengenal Maori begitu lengkap, bahkan saat di dalam bus menuju Tamaki Village. Biasanya tamu akan dijemput dari hotel dengan bus.

Di Tamaki Village, wisatawan disambut upacara selamat datang yang begitu magis. Lalu secara berkelompok masuk ke kawasan yang dibuat mirip seperti desa Maori zaman dahulu, saat leluhur Maori tiba di Selandia Baru.

Baca juga : Cicipi Citarasa Masa Lalu, Kuliner Jogja Ini Bisa Bikin Kamu Ingat Kenangan Dulu!

3. Whakarewarewa Village


Ini adalah destinasi wajib jika ingin benar-benar mengenal bangsa Maori. Sebab, berbeda dengan di Te Puia dan Tamaki, orang Maori memang tinggal di desa ini. Sebagian besar rumah di desa ini masih ditempati orang Maori.

Aula besar masih digunakan untuk upacara seperti upacara kematian atau sekadar berkumpul bersama. Ada sekolah khusus untuk anak-anak Maori. Saat melintas, wisatawan bisa mendengar anak-anak bernyanyi lagu dalam Bahasa Maori.
Top