Manusia Dijadikan Tontonan di Kebun Binatang, Inilah Potret Diskriminasi Masa Lalu yang Kejam!


Bagaimana jika yang berada di kebun binatang bukan hewan, melainkan manusia? Dilansir dari laman Unbelieveable Fact, kebun binatang manusia rupanya benar-benar ada. Entah untuk eksperimen atau hanya sebagai pertunjukkan, manusia-manusia yang cenderung dari pedalaman tersebut dipamerkan dihadapan publik. Bahkan ada yng sampai harus telanjang di depan banyak orang.

Baca juga : Bibir Pink Merona Jadi Trend Tato Pria Nigeria, Alasannya Bikin Menganga!

Beberapa fakta menyedihkan tentang manusia yang dipamerkan bak hewan di kebun binatang ini pasti akan menggugah rasa kemanusiaanmu.

1. Jardin d'Agronomie Tropicale - kebun binatang manusia Paris


Dibangun untuk menunjukkan kekuatan kolonial Perancis, ada lebih dari satu juta orang dalam "pameran" yang berlangsung selama lebih dari enam bulan ini, sejak Mei hingga Oktober 1907.

2. Penduduk pribumi Selk'Nam ini dipamerkan di kebun binatang manusia ketika sedang dibawa ke Eropa


Carl Hagenbeck seringkali dianggap berjasa sebagai orang yang membuat kebun binatang seperti sekarang ini, membuat kandang tanpa pembatas dan lebih dekat dengan habitat alami hewan.

Tapi, ia juga menjadi orang pertama yang mempertunjukkan "kebun binatang manusia".
Pada 1889, ia ditangkap atas perintah pemerintah Chili dengan tuduhan membawa 11 orang dari suku Selk'Nam untuk dipamerkan di seluruh Eropa.

3. Gadis Afrika ini dipamerkan di sebuah kebun binatang manusia di Brussels, Belgia, pada 1958


Di Jerman, orang Afrika dibawa untuk pameran kebun binatang dan karnaval sepanjang abad ke-20, dengan sebutan “People’s Show” atau "Pertunjukan orang". Praktik ini berlanjut selama beberapa tahun hingga menyebabkan protes keras dan kemarahan di beberapa daerah.

Baca juga : Demam "Om Telolet Om" Mendunia, Dawin Tertarik Bikin Judul Lagu Barunya!

4. Sarah Baartman - gadis yang mewujudkan kebiadaban kebun binatang manusia, di sini, menjadi "dipamerkan"


Pada 1810, Sarah "Saartjie" Baartman yang berusia 20 tahun, direkrut oleh agen binatang eksotis untuk "dipamerkan". Dengan dijanjikan diberi kekayaan dan ketenaran, Sarah pergi ke London. Dia mengenakan pakaian ketat dan dipamerkan sebagai tontonan.

Akhirnya, Sarah meninggal dalam kemiskinan, kerangka, otak, dan organ seksualnya ditampilkan di Museum of Mankind di Paris sampai 1974. Pada 2002, atas permintaan Presiden Nelson Mandela, jenazahnya baru dipulangkan.

Sungguh kejam jika pada masa lalu banyak orang yang masih diperalat untuk kekayaan semata. Banyak orang yang tak tahu menahu jika mereka dipermalukan, dan pemilik yang mendapatkan keuntungannya.
loading...
Top