Kisah Diangkatnya Nabi Muhammad SAW Menjadi Rasul dan Perjuangan Beliau

Komentar

Ilustrasi zaman Rasulullah

Nabi Muhammad adalah Nabi bagi para kaum muslim. Namun segala sikap dan kebaikan beliau bisa dicontoh seluruh umat manusia dimuka bumi ini tanpa memperdulikan perbedaan, baik dari gaya hidup maupun sikap yang menghormati antar sesama. Untuk mengingatkan kita kembali bagaimana Nabi Muhammad berjuang dari diangkatnya beliau menjadi Rasul hingga menyebarkan Islam, berikut kisah beliau yang dapat kita pelajari bersama. Bila ada kekurangan atau kesalahan mohon saran. Selengkapnya berikut kisah Rasulullah.

Pada saat Nabi Muhammad SAW hampir berusia 40 th kesukaannya mengasingkan diri dengan berbekal Roti dan pergi ke Gua Hira di Jabal Nur. Rasulullah di Gua Hira beribadah dan memikirkan keagungan alam. Pada usia genap 40 th Nabi dianggkat menjadi Rasul. Beliau menerima wahyu yang pertama di gua Hira dengan perantaraan Malaikat jibril yaitu surat Al-Alaq ayat 1-5.

Ketika Nabi berada di gua Hira datang malaikat Jibril dan memeluk Nabi sambil berkata "Bacalah". Jawab Nabi "Aku tidak dapat membaca". Lantas Malaikat memegangi dan merangkul Nabi hingga sesak kemudian melepaskannya dan berkata lagi "Bacalah". Jawab Nabi "Aku tidak bisa membaca". Lantas Malaikat memegangi dan merangkulnya lagi sampai ketiga kalinya sampai Nabi merasa sesak kemudian melepasknnnya. Lalu Nabi bersedia mengikutinya (Surat Al-Alaq ayat 1-5). QS 96 : 1-5).

Rasulullah mengulang bacaan ini dengan hati yang bergetar lalu pulang dan menemui Khadijah (isterinya) untuk minta diselimutinya. Beliau diselimuti hingga tidak lagi menggigil tapi khawatir akan keadaan dirinya.

Baca Juga: Pertanyaan ini Sering Terdengar: Apa Agama Nabi Muhammad Sebelum Menerima Wahyu?

Khadijah menemui Waraqah bin Naufal dan menceritakan kejadian yang dialami oleh Nabi. Waraqah menanggapi "Maha suci, Maha suci, Dia benar-benar nabi umat ini, katakanlah kepadanya, agar dia berteguh hati.

1. Dakwah Nabi Muhammad SAW

Rasulullah SAW di kala mengasingkan diri di Gua Hira dengan perasaan cemas dan khawatir tiba-tiba terdengan suara dari langit, beliau menengadah tampak malaikat jibril. Beliau menggigil, ketakutan dan pulang minta kepada isterinya untuk menyelimutinya. Dalam keadaan berselimut itu datang Jibril menyampaikan wahyu yang ke dua yaitu surat Al Muddatsir (QS 74 ayat 1-7). Dengan turunnya wahyu ini Rasulullah SAW mendapat tugas untuk menyiarkan agama Islam dan mengajak umat manusia menyembah Allah SWT.

• Menyiarkan Agama Islam Secara Sembunyi-Sembunyi
Setelah Rasulullah SAW menerima wahyu kedua mulailah beliau dakwah secara sembunyi-sembunyi dengan mengajak keluarganya dan sahabat-sahabat beliau seorang demi seorang masuk Islam.

Orang-orang yang pertama-tama masuk Islam adalah:
a). Siti Khadijah
b). Ali Bin Abi Thalib
c). Zaid Bin Haritsah
d). Abu Bakar Ash-Shidiq

Orang-orang yang masuk Islam dengan perantaraan Abu Bakar Ash-Shidiq yaitu:
a). Utsman Bin Affan
b). Zubair Bin Awwam
c). Saad Bin Abi Waqqash
d). Abdurahman Bin Auf
e). Thalhah Bin "Ubaidillah
f). Abu Ubaidillah Bin Jarrah
g). Arqam Bin Abil Arqam
h). Fatimah Binti Khathab

Mereka itu diberi gelar "As-Saabiqunal Awwaluun" Artinya orang-orang yang terdahulu dan yang pertama-tama masuk Islam dan mendapat pelajaran tentang Islam langsung dari Rasulullah SAW di rumah Arqam Bin Abil Arqam.

• Menyiarkan Agama Islam Secara Terang-Terangan
Tiga tahun lamanya Rasulullah SAW dakwah secara sembunyi sembunyi dari satu rumah ke rumah lainnya. Kemudian turun surat Al Hijr: 94 (QS 15 ayat 94). Artinya"Maka sampaikanlah secara terang-terangan segala apa yang telah diperintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang-orang musyrik (QS Al Hijr : 15). Dengan turunnya ayat ini Rasulullah SAW menyiarkan dakwah secara terang-terangan dan meninggalkan cara sembunyi-sembunyi. Agama Islam menjadi perhatian dan pembicaraan yang ramai dikalangan masyarakat Makkah. Islam semakin meluas dan pengikutnya semakin bertambah.

• Tanggapan orang-orang Quraisy
Orang-orang quraisy marah dan melarang penyiaran islam bahkan nyawa Rasul terancam. Nabi beserta sahabatnya semakin kuat dan tangguh tantangan dan hambatan dihadapi dengan tabah serta sabar walaupun ejekan, cacian, olok-olokan dan tertawaan, menjelek-jelekkan, melawan al-Qur'an dan memberikan tawaran bergantian dalam penyembahan.

Dakwah secara terangan ini walaupun banyak tantangan banyak yang masuk Agama Islam dan untuk penyiaran Islam Nabi SAW ke Habasyah (Etiopia),Thaif, dan Yatsrib (Madinah). Sehingga Islam meluas dan banyak pengikutnya.

Pada masa kerasulan Nabi Muhammad SAW th ke 10 pada saat "Amul Khuzni" artinya tahun duka cita yaitu Abu Thalib (pamannya wafat) dan siti Khadijah (istri nabi juga wafat) serta umat Islam pada sengsara. Ditengah kesedihan ini Nabi Muhammad dijemput oleh Malaikat Jibril untuk Isra' Mi'raj yaitu sebuah perjalanan dari masjidil Aqsha ke Masjidil Haram dan dari Masjidil Haram menuju ke Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT untuk menerima perintah shalat lima waktu.

2. Peristiwa besar sebelum diangkat menjadi rasul

A.Pembelahan Dada
Terjadi ketika Muhammad berusia 4 atau 5 tahun. Dua malaikat mendatangi Muhammad dan melakukan pembelahan dada untuk membersihkannya dari penyakit hati.

B.Perjalanan bisnis ke manca negara
Abu thalib akan mengadakan perjalanan ke Syam untuk berdagang, saat itu nabi 12 tahun. Mengingat sulitnya medan yaitu padang pasir, tak pernah terpikirkan untuk mengajak Muhammmad. Tapi Muhammad dengan ikhlas ingin menemani pamannya. Dalam buku-buku riwayat diceritakan bahwa perjalanan ke Syam inilah , Muhammad bertemu rahib Bahira. Rahib Bahira melihat tanda -tanda kenabian sesuai petunjuk cerita-cerita Kristen

C. Perang Fijar
Rasulullah mendapat pengalaman kemiliteran pertama usia 15 tahun. Perang Fijar terjadi antara Bani Quraisy, Bani Kinanah dan Bani Qais Ailan. Perang terjadi karena pelanggaran terhadap kesucian tanah haram dan bulan-bulan suci. Perang Fijar ada empat. Perang Fijar yang diikuti Rasulullah adalah perang fijar keempat, Perang fijar antara Bani Quraisy bersama Bani Kinanah berhadapan dengan Bani Qais Ailan

D.Hilf'l Fudzul
beliau sudah mengikuti rapat politik pada usia belia . Perjanjian ini merupakan momentum penguat persaudaraan di antara kabilah. salah satu bentuk nota kesepahaman adalah tak seorangpun dari penduduk Mekkah dan lainnya.yang dibiarkan teraniaya. Siapa yang teraniaya mereka sepakat untuk berdiri di sampingnya. Barangsiapa yang zalim, kezaliman akan berbalik kearahnya.

E.Penengah sengketa Ka'bah
Peristiwa ini terjadi saat kabilah Arab bersama-sama merenovasi ka'bah. Sengketa terjadi saat penentuan peletakan Hajar Aswad. Akhirnya Muhammad datang membawa solusi yang memuaskan semua kabilah

F.Menikah dengan Siti Khadijah
Sebelum menikah , Muhammad menjalankan perdagangan Khadijah. Muhammad mahir berdagang. Kejujuran dan budinya membuat Khadijah, wanita pedagang kaya raya dan dihormati di Makkah jatuh hati.

Menikah dengan Khadijah adalah karunia luar biasa. Di saat orang-orang mengingkarinya, Khadijah
mengimani, menjunjung dan memberi support . Begitu pula Khadijah, dia memperoleh anugrah terbesar dalam hidupnya. Saat pernikahan Muhammad berusia 25 tahun, Khadijah 40 tahun. Mas kawin Muhammad untuk menikahi Khadijah adalah 20 ekor unta. Satu harga yang sangat prestisius bagi seorang pemuda.

Baca Juga: MasyaAllah, 3 Sumpah Rasulullah Ini Sudah Terbukti di Dunia

Pilihan Allah

Pada awal tahun menginjak usia 40 tahun, Rasulullah sering menyendiri di gua Hira untuk beribadah, bertahanuts {menyendiri} dan memikirkan kondisi kejahiliyahan masyarakat kala itu.

Lalu Jibril datang dengan membawa wahyu yang dibebankan pada beliau untuk disampaikan pada umatnya, Ia telah diangkat Allah menjadi Rasul.

Babak baru dakwah dimulai. Dengan keimanan dan keikhlasan yang tinggi Rasulullah memulai dakwahnya sembunyi-sembunyi. Orang pertama mengimani beliau adalah istrinya. lalu ali bin Abi thalib, Abu bakar, Usman Bin Affan, Abdurrahman Bin Auf, Talhah bin Ubaidillah, Sa'ad bin Abi waqash dan Zubair bin Awam. Lalu Abu Ubaidah bin Al Jarah. Karena permusuhan yang sangat keras dari kafir Quraiys, dakwah kaum muslim dilakukan dengan sembunyi. Jika ingin shalat mereka pergi ke celah-celah gunung di Makkah. Keadaan ini berjalan selama 3 tahun. Sementara itu Islam semakin meluas di kalangan penduduk Mekkah. Dakwah berkembang, dari sembunyi-sembunyi menjadi terang-terangan QS Al Hijr : 94.

3.Ujian untuk Rasulullah :

1. Ejekan , penghinaan dan pelecehan terhadap ajaran Rasulullah
2. Propaganda, Black campaign terhadap Islam dan pengikutnya
3. Melawan Al Qur'an dengan dongeng-dongeng palsu
4. Tawaran - tawaran keduniawian
5. Tekanan psikologis sampai dengan tribulasi. Puncaknya kaum Muslimin terpaksa hijrah ke Madinah
6. Pemboikotan oleh seluruh kabilah arab terhadap kaum Muslim, bani Hasyim dan bani Tamim
7. Meninggalnya dua mutiara, pamannya Abu Thalib dan Khadijah istrinya
8. Dipukuli dan dilempari batu hingga berdarah saat berdakwah di Thaif.

Setelah beberapa ujian ini berlalu, lalu Allah menghiburnya dengan perintah Isra' Mi,raj sampai ke Sidratul Muntaha. Nabi wafat di usia 63 tahun. Sebagian besar menyebutkan beliau meninggal pada tgl 12 Robi’ul awal 11 Hijriyah atau 9 juni 632 M.

Top