Kisah Cinta Wanita Miskin Rawat Kekasihnya yang Lumpuh Ini Bikin Netizen Nangis

Kisah perempuan 27 asal Guangxi Ini bikin siapa saja yang membacanya meneteskan air mata. Apa yang dilakukannya kepada tunangannya benar-benar tidak ternilai harganya.



BACA JUGA: Mau Pulang Dari Mall, Bocah 3 Tahun Ini Diculik di Bekasi

kisah tragis tersebut ersebar luas di media social China dan menjadi viral. Kisah itu bermula pada 2009 lalu, dia mengenal tunangannya, Jiang Pengfei. Tak lama kemudian, mereka berdua jatuh cinta. Tapi sayangnya, mereka tidak bisa langsung menikah gara-gra terlalu muda.

Dikutip dari Merdeka, Hal itu dikarenakan batas usia terendah perempuan untuk menikah ada 20 tahun, sementara laki-laki 22 tahun. Entah bagaimana alasannya, namun usia Jiang menurut akte kelahirannya lebih muda tiga tahun dari umur aslinya.

Karena hal tersebut, keduanya tidak bisa menikah, dan Liao sudah mengandung anak mereka berdua. Sayangnya, ketidak beruntunga menimpa mereka berdua. Pada Agustus tahun lalu, Jiang kejatuhan logam tepat dikepalanya saat bekerja. Kejadian itu membuat kerusakan parah di tengkoraknya dan tidak mampu menggerakkan seluruh badannya.



Kecelakaan kerja ini mengakibatkan keluarga Jiang dibantu dengan Liao mengeluarkan tabungan mereka untuk biaya perawatan tunangannya tersebut. Mereka mengeluarkan uang sebesar 120 ribu yuan (setara Rp 231,3 juta).

Namun, tragedi yang menimpa tunangannya tidak membuat cinta Liao berubah. Dia merawat Jiang setiap hari. Ketika pria tersebut butuh minum, dia menyuntikkannya. Ketika Jiang ingin mengeluarkan sesuatu di mulutnya, dengan sabar perempuan ini memiringkan tubuh Jiang ke satu sisi dan menepuk pelan punggungnya.

Setiap hari, Liao dan ibu Jiang mendaki gunung untuk mengambil beberapa herbal. Setelah mereka kembali ke rumah, keduanya merebus herbal tersebut dan memandikan Jiang dengan air rebusan herbal.

Kepada reporter Liao mengatakan, dia terkadang bermimpi suatu saat Jiang bangun dan memegang tangan putri mereka dan mengambil beberapa foto untuk pernikahan. "Ketika pada satu hari kita memutuskan untuk menjadi 'satu' berarti kita harus menyayangi satu sama lain selamanya," ujar Liao saat ditanya alasannya masih bertahan di sisi Jiang.
loading...
Top
loading...